Ekonomi

KUR BRI 2023 Sudah Dibuka, Namun Jenis Usaha Ini Tak Bisa Digunakan Sebagai Syarat Pinjaman KUR, Apa Saja?

Oleh: Sulistiyaningsih Kamis 09 Mar 2023, 13:37 WIB
ilustrasi KUR BRI 2023 Sudah Dibuka

AYOJAKARTA.COM---Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan suatu program pembiayaan bagi para pelaku usaha. Beberapa bank menerapkan program KUR ini, salah satunya yaitu Bank BRI.

Pembukaan KUR Bank BRI tahun 2023 telah ditunggu-tunggu oleh para nasabahnya yang sebelumnya menantikan kapan dibukanya KUR BRI di tahun 2023.

Sehingga menjadi kabar gembira karena berdasarkan informasi, KUR BRI tahun 2023 telah dibuka mulai 6 Maret 2023.

Bagi para pencari modal pinjaman untuk usaha yang tengah digeluti wajib mengetahui informasi terkait aturan KUR tahun 2023.

Ada banyak jenis usaha yang bisa digunakan sebagai syarat dalam pengajuan pinjaman KUR, tetapi ada beberapa usaha yang ditolak oleh bank karena tidak boleh dijadikan syarat pengajuan KUR.

Baca Juga: KUR BRI 2023 Siap Gelontorkan Pinjaman Jumlah Besar Hingga Rp 500 Juta, Berikut Tips Mendapatkannya

Apa saja jenis usaha tersebut? Simak selengkapnya seperti dikutip ayojakarta.com melalui YouTube evan elzaed, Kamis (9/3/2023), yakni sebagai berikut.

- Usaha kontraktor atau tambang

Jenis usaha ini tidak bisa dijadikan sebagai syarat pengajuan KUR jika usaha tersebut tarafnya sudah besar. Maka dari itu, usaha-usaha yang sudah bertaraf besar hanya bisa mengajukan pinjaman konvensional yang jumlahnya di atas Rp500 juta.

- Usaha online pre order

Yaitu jenis usaha online dengan sistem pre order dengan tidak ada stok barang di rumah. Meskipun ada riwayat transaksi, jenis usaha ini tidak bisa dijadikan syarat pengajuan KUR.

Baca Juga: Benarkah KUR BRI 2023 dibuka Bulan Maret? Lengkapi Syarat Pengajuan Berikut ini Agar Bisa langsung Cair

Hal ini berkaitan dengan survei dari petugas yang akan mengecek apakah benar ada aktivitas usaha sehingga harus ada stok barang dagangan di rumah.

Namun usaha online sistem pre order juga bisa menjadi syarat pengajuan KUR jika tetap ada stok barang di rumah sehingga bisa terlihat aktivitas usahanya.

- Usaha freelance

Maksud dari jenis usaha ini yaitu yang termasuk jenis usaha berupa jasa seperti montir atau teknisi panggilan yang tidak banyak memiliki peralatan sehingga tidak terlihat aktivitas usahanya.

Hal ini berkaitan dengan survei dari petugas yang akan mengecek adanya aktivitas usaha, jika tidak ada barang yang dikerjakan untuk diperbaiki di rumah dan peralatannya tidak memenuhi syarat maka tidak bisa dijadikan syarat pengajuan KUR.

Namun berbeda meskipun sebagai jasa montir atau teknisi panggilan tetapi memiliki peralatan lengkap di rumah dan ada sebagian peralatan yang sedang dikerjakan sehingga terlihat aktivitas usaha maka bisa dijadikan syarat pengajuan KUR.

Baca Juga: Asyik! KUR Pegadaian Syariah Telah Dibuka, Solusi Pinjaman Mudah Tanpa Jaminan, Intip Cara dan Syaratnya!

- Pengepul barang bekas

Yaitu jenis usaha pengepul barang-barang bekas atau rongsokan seperti besi-besi tua, kardus-kardus bekas, dan lain sebagainya.

Di bawah tahun 2021, jenis usaha ini masih bisa dipakai sebagai syarat pengajuan pinjaman KUR.

Tetapi ada kebijakan baru setelah tahun 2021 yaitu tidak bisa lagi dipakai sebagai syarat pengajuan KUR.

Hal ini berkaitan dengan harga barang dari usaha rongsokan yang harganya fluktuatif atau berubah-ubah sehingga tidak menentu atau tetap.

Baca Juga: Agar Pengajuan Kredit Usaha Rakyat di Bank Mandiri Berjalan Mulus, Calon Nasabah Wajib Melakukan Hal ini!

Bukan hanya alasan itu saja, di tahun 2021 juga pernah menjumpai para debitur yang memiliki usaha pengepul barang bekas yang macet ketika membayar sehingga di atas tahun 2021 tidak diperbolehkan kembali.

Demikian beberapa jenis usaha yang tidak bisa dijadikan sebagai syarat pengajuan pinjaman KUR di tahun 2023 ini, semoga bermanfaat.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Kiki Dian Sunarwati