AYOJAKARTA.COM---Pegadaian menghadirkan KUR Syariah Pegadaian yang tentu saja halal dan terbebas dari riba.
Selain nasabah tidak perlu khawatir perihal riba, KUR Syariah Pegadaian juga memiliki 6 keunggulan lainnya yang akan tercantum di bawah.
KUR Syariah Pegadaian adalah fasilitas pinjaman yang disediakan untuk Rahin atau nasabah yang memiliki usaha produktif.
Rahin akan bisa memperoleh KUR Syariah Pegadaian dengan terlebih dahulu melakukan akad Rahn Tasjily.
KUR Syariah Pegadaian tidak hanya bisa diajukan pada Pegadaian Syariah saja tapi juga bisa diajukan pada Pegadaian Konvensional.
Perlu diketahui bahwa KUR Super Mikro yang disediakan oleh Pegadaian memberikan pinjaman dengan jumlah paling banyak Rp10juta.
Dengan jumlah maksimal pinjaman tersebut , Pegadaian memberikan jangka waktu bariatif diantaranya 12, 18, 24, hingga 36 bulan.
Salah satu syarat yang wajib dipenuhi bagi para calon Rahin adalah memiliki usaha produktif yang sudah berjalan minimal 6 bulan.
Jika calon Rahin memiliki usaha yang kurang dari 6 bulan maka tidak perlu khawatir. Calon Rahin tetap bisa mendapatkan KUR dengan memenuhi syarat-syarat berikut :
Baca Juga: KUR Pegadaian Syariah 2023 Tanpa Jaminan Sudah Dibuka, Simak Persyaratannya di Sini!
1.Mengikuti pendampingan
2.Mengikuti pelatihan kewirausahaan atau pelatihan lainnya
3.Tergabung dalam kelompok usaha
4.Memiliki anggota keluarga yang telah memiliki usaha produktif dan layak
5.Lokasi usaha berada dalam radius 5 km dari lokasi outlet penyelenggara Mikro
KUR Syariah yang disediakan oleh Pegadaian hadir dengan 6 kelebihan berikut :
1.Sesuai dengan fatwa DSN-MUI
2.Proses pengajuan mudah
3.Tarif dapat bersaing dengan KUR lainnya
4.Hadir untuk pengembangan berbagai jenis usaha
5.Memberdayakan UMKM
6.Dilayani oleh outlet Pegadaian di seluruh Indonesia
Sebelum mengajukan KUR Syariah Pegadaian, calon Rahin wajib memenuhi menyiapkan persyaratan sebagai berikut :
1.Fotocopy KTP (suami dan istri)
2.Fotocopy Kartu Keluarga
3.Fotocopy Surat Nikah (jika sudah menikah)
4.Surat Keterangan Usaha (asli) atau Fotocopy SIUP
5. Memiliki rumah tinggal tetap (dibuktikan dengan PBB atau SHM/SHGB)
6. Surat Keterangan Domisili (jika alamat berbeda dengan KTP)
7. Fotocopy rekening listrik
Itulah informasi mengenai KUR Syariah Pegadaian 2023 yang dilansir AyoJakarta.com dari laman pegadaian.co.id (22/2/2023).***