Ekonomi

Sebuah Kemajuan! Indonesia Duduki Posisi ke-8 dengan Negara Ekonomi Terbesar di Dunia

Oleh: Asti Aureli Septania Rabu 29 Jan 2025, 14:33 WIB
Ilustrasi. Indonesia telah mencapai tonggak penting dengan menjadi negara ekonomi terbesar ke-8 di dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB).

AYOJAKARTA.COMIndonesia telah mencapai tonggak penting dengan menjadi negara ekonomi terbesar ke-8 di dunia berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) yang disesuaikan dengan paritas daya beli (PPP) pada tahun 2024.

Pencapaian ini diumumkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan menandai kemajuan signifikan bagi Indonesia, yang kini mengungguli negara-negara maju seperti Prancis dan Inggris.

Indonesia mencatatkan PDB sebesar USD 4,66 triliun, melampaui Prancis yang memiliki PDB sebesar USD 4,36 triliun dan Inggris dengan USD 4,28 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh sektor manufaktur yang kuat, peningkatan ekspor komoditas, dan investasi asing yang terus meningkat.

Berikut adalah daftar 10 negara dengan ekonomi terbesar secara Internasional yang dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Rabu, 29 Januari 2025.

Baca Juga: Langkah Konkret Erick Thohir Dukung Ekonomi Kerakyatan Lewat UMKM Naik Kelas

Peringkat Ekonomi Global 2025

1. China dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 37,07 triliun

2. Amerika Serikat dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 29,17 triliun

3. India dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 16,02 triliun

4. Rusia dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 6,91 triliun

5. Jepang dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 6,57 triliun

6. Jerman dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 6,02 triliun

7. Brazil dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 4,7 triliun

8. Indonesia dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 4,66 triliun

9. Prancis dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 4,36 triliun

10.Inggris dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai USD 4,28 triliun

Sementara itu, Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2025 diperkirakan mencapai sekitar 5% meskipun ada tantangan dari perlambatan ekonomi global yang diprediksi tumbuh hanya sekitar 3,1%.***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Tedi Rukmana