Gadget

Sudah Masuk Pasar Malaysia dan Singapura, Ternyata Ini Kekurangan iPhone 16 Pro Max dibanding Generasi Sebelumnya, Yakin Mau Beli?

Oleh: Deba Lauda Senin 30 Des 2024, 07:23 WIB
iPhone 16 Pro Max.

AYOJAKARTA.COMiPhone 16 Pro Max adalah salah satu produk Apple yang sedang marak diperbincangkan di pasar global.

Meski belum rilis di Indonesia, namun iPhone 16 Pro Max sudah masuk pasar Malaysia, Singapura dan beberapa negara ASEAN.

Sebagaimana pendahulunya, iPhone 15 Pro Max dilengkapi performa yang cukup mumpuni dengan fitur yang canggih.

Baterai tahan lama, kamera super jernih dan didukun teknologi AI terkini, namun ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan jika ingin memiliki iPhone 16 Pro Max.

Peningkatan yang ditawarkan mungkin tidak cukup signifikan pada iPhone 16 Pro Max.

Sebagaimana dikutip dari kanal YouTube GSMArena Official, berikut kekurangan iPhone 16 Pro Max dibandingkan dengan generasi sebelumnya:

Baca Juga: iPhone 16 Terancam Gagal Dijual di Tanah Air, Ketegangan Indonesia dan Apple Memanas!

1. Tampilan Desain Tidak Banyak Berubah

Sebagaimana terlihat penampilan iPhone 16 Pro Max hampir sama dengan iPhone 15 Pro Max, sehingga terasa kurang pembaruan.

2. Pengisian Dayanya Relatif Lebih Lambat

Punya kecepatan pengisian hanya 30W dan membutuhkan hampir dua jam untuk pengisian daya penuh.

Baca Juga: Anjlok Parah! di Tengah Polemik TKDN iPhone 16 Series, iPhone 15 Series Justru Banting Harga di Akhir Tahun 2024

3. Kamera Telefoto dinilai Kurang Fleksibel

Tidak mendukung fitur close focus pada perangkat sehingga kurang optimal untuk fotografi jarak dekat.

4. Harga yang Terlampau Cukup Tinggi

Seperti biasanya iPhone terbaru hadir dengan harga premium yang tidak terjangkau bagi semua kalangan.

Baca Juga: Harga iPhone 16 Dibanderol Lebih Murah daripada iPhone 15? Ini Perbandingannya

5. Tidak Mendukung Adanya Slot microSD

Kapasitas penyimpanan tidak dapat diperluas dan tidak ada peningkatan meskipun tersedia varian hingga 1 TB.

6. Nyatanya Inovasi AI perangkat Terbatas di Beberapa Wilayah

Fitur Apple Intelligence terhambat di beberapa wilayah Uni Eropa karena adanya regulasi privasi.***

Reporter Deba Lauda
Editor Tedi Rukmana