Gadget

Duel Chipset Dimensity 700 Samsung Galaxy A22 5G dan Snapdragon 680 Samsung Galaxy A23, Siapa Raja Performa?

Oleh: Fina Salsabila Aura Jumat 06 Des 2024, 15:20 WIB
Samsung Galaxy A22 | Dari segi performa, kedua smartphone menunjukkan karakteristik yang menarik.

AYOJAKARTA.COM - Samsung Galaxy A22 5G dan Samsung Galaxy A23 merupakan dua smartphone mid range dengan karakteristik yang berbeda dalam hal desain dan performa.

Samsung Galaxy A22 5G menggunakan material polikarbonat dengan finishing anti sidik jari, memiliki bobot yang sedikit lebih berat dibandingkan versi LTE.

Namun, tetap mempertahankan dimensi compact yang nyaman untuk digenggam.

Layarnya berukuran 6,6 inci dengan panel TFT, resolusi Full HD, dan refresh rate 90Hz, meskipun speaker masih mono yang sedikit mengurangi kualitas pengalaman audio.

Sementara itu, Samsung Galaxy A23 hadir dengan layar IPS 6,6 inci yang menawarkan resolusi Full HD+, namun justru dianggap sebagai downgrade dibandingkan pendahulunya.

Hal ini dikarenakan Samsung Galaxy A22 reguler sudah menggunakan layar super AMOLED.

Dari segi performa, kedua smartphone menunjukkan karakteristik yang menarik.

Samsung Galaxy A22 5G didukung oleh chipset MediaTek Dimensity 700 dengan konfigurasi RAM 6GB dan storage 128GB, menghasilkan skot antutu sekitar 300.000-an.

Baca Juga: Samsung Galaxy S23 Menjadi Bukti Smartphone Flagship Masih Layak Diperhitungkan di 2024

Smartphone ini mampu menjalankan game Mobile Legends dan PUBG dengan lancar, bahkan game Genshin Impact bisa dimainkan pada pengaturan terendah dengan 60 FPS tanpa mengalami overheat.

Di sisi lain, Samsung Galaxy A23 menggunakan chipset Snapdragon 680 dengan fabrikasi 6 nm yang jauh lebih efisien dibandingkan prosesor pendahulunya.

Hal ini menghasilkan skor antutu versi 9 mencapai 270.000an, dengan kemampuan menjalankan Mobile Legends pada pengaturan frame rate tinggi dan grafis ultra, serta PUBG Mobile pada mode smooth high.

Aspek kamera menjadi salah satu pembeda antara keduanya.

Samsung Galaxy A22 5G dilengkapi dengan triple kamera belakang yang terdiri dari 48MP, 5MP, dan 2MP.

Kamera ini mampu menghasilkan foto siang hari dengan detail dan warna natural, sementara mode malam cukup tajam dengan catatan tetap stabil.

Namun, ketiadaan fitur stabilisasi optik (OIS) membuat foto dalam kondisi cahaya rendah sedikit tertinggal.

Kamera selfie 8MP cukup memadai untuk konten media sosial seperti Instagram Stories, meskipun dynamic rangenya masih terbatas.

Samsung Galaxy A23 tidak secara rinci dibahas spesifikasi dalam dokumen, namun tetap menawarkan performa kamera yang kompetitif untuk kelasnya.

Perbedaan signifikan terletak pada efisien daya dan fitur tambahan.

Samsung Galaxy A23 dianggap lebih irit daya berkat penggunaan chipset Snapdragon 680 dengan fabrikasi 6 nm.

Baca Juga: Beda Harga hingga Rp 3 Jutaan, Ini 10 Persamaan iPhone 16 Pro dengan iPhone 16 Pro Max yang Wajib Kamu Tahu

Dibandingkan Samsung Galaxy A22 5G yang masih menggunakan MediaTek Helio G80 dengan fabrikasi 12 nm.

Namun, Samsung Galaxy A23 memiliki keterbatasan dalam menjalankan game berat seperti Genshin Impact atau Honkai.

Sementara Samsung Galaxy A22 5G masih mampu memberikan pengalaman gaming dasar yang cukup baik.

Kedua smartphone ini menawarkan pilihan menarik bagi pengguna yang mencari smartphone berkinerja baik dengan harga terjangkau.

Dengan masing-masing memiliki keunggulan tersendiri dalam hal performa, kamera, dan efisien daya.

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Aris Abdulsalam