AYOJAKARTA.COM - Membeli laptop adalah investasi jangka panjang yang memerlukan ketelitian.
Sayangnya, tak sedikit pengguna yang terlalu terburu-buru membeli laptop tanpa memperhatikan sejumlah aspek terlebih dahulu.
Hal itulah yang pada akhirnya bisa menyebabkan pengguna memilih laptop yang performanya kurang optimal.
Baca Juga: Resmi Dirilis! Cek Fitur-Fitur Keren di iOS 18.1, Salah satunya Sudah Ada Apple Intelligence?
Nah, untuk menghindarinya, yuk ketahui sejumlah kesalahan membeli laptop berikut ini seperti telah dilansir dari akun TikTok @lazuardiqiann.
1. Menggunakan Prosesor Rendah (Intel Celeron/AMD Athlon)
Memilih laptop dengan prosesor rendah seperti Intel Celeron atau AMD Athlon bisa menjadi kesalahan besar, terutama jika laptop akan digunakan untuk tugas-tugas berat atau multitasking.
Prosesor ini memiliki performa yang terbatas dan cenderung lebih lambat dalam menjalankan aplikasi-aplikasi modern.
Akibatnya, laptop sering mengalami lag atau macet, terutama saat membuka banyak aplikasi sekaligus.
Sebagai alternatif, disarankan memilih laptop dengan prosesor Intel Core i3 ke atas atau AMD Ryzen series yang lebih mumpuni.
2. RAM Hanya 4GB
RAM adalah komponen penting yang mempengaruhi kelancaran performa laptop.
Laptop dengan RAM 4GB mungkin cukup untuk penggunaan ringan, namun seringkali tidak mampu menangani aplikasi berat.
Banyak aplikasi dan sistem operasi saat ini membutuhkan kapasitas RAM yang lebih besar untuk berjalan optimal.
Maka, sebaiknya pilih laptop dengan minimal 8GB RAM agar penggunaannya lebih nyaman dan terhindar dari lag.
Baca Juga: Tidak Ada iPhone, 5 Hp Ini Disebut Tahan Banting Ada yang Dibekali Baterai Berkapasitas 10.600 mAh
3. Masih Menggunakan HDD Sebagai Penyimpanan Utama
Hard Disk Drive (HDD) memang lebih murah dan memiliki kapasitas besar, namun kecepatan akses datanya jauh di bawah Solid State Drive (SSD).
Laptop yang masih menggunakan HDD biasanya membutuhkan waktu lebih lama saat booting, membuka aplikasi, atau mentransfer data.
Olehnya itu, untuk performa yang lebih cepat dan responsif, sangat disarankan memilih laptop dengan SSD, minimal 256GB agar semua proses berjalan lebih lancar dan efisien.
4. Layar Masih Menggunakan Panel TN dengan Resolusi 720p
Kualitas layar menjadi salah satu faktor yang sering diabaikan saat membeli laptop.
Banyak laptop murah masih menggunakan panel TN (Twisted Nematic) dengan resolusi 720p, yang menghasilkan kualitas gambar kurang tajam dan sudut pandang terbatas.
Panel TN biasanya menampilkan warna yang pudar dan tidak stabil saat dilihat dari berbagai sudut.
Maka dari itu, sebaiknya pilih laptop dengan panel IPS (In-Plane Switching) dan resolusi minimal Full HD (1080p) agar tampilan layar lebih nyaman dan tajam.
5. Garansi Bukan Resmi
Banyak orang tergiur dengan harga murah dan mengabaikan garansi resmi dari produk yang dibeli.
Padahal, laptop dengan garansi bukan resmi biasanya memiliki risiko yang lebih tinggi.
Jika terjadi masalah, pengguna bisa saja kesulitan mendapatkan layanan perbaikan yang layak.
Olehnya itu, pastikan untuk memilih laptop dengan garansi resmi agar lebih tenang dan terlindungi apabila ada kerusakan pada laptop.
Jadi, itulah sejumlah kesalahan saat membeli laptop. Perhatikan baik-baik, ya!***