AYOJAKARTA.COM - Samsung kembali jadi sorotan dengan bocoran mengenai generasi ponsel lipat berikutnya, Galaxy Z Fold8.
Meski Galaxy Z Fold7 belum resmi dirilis, laporan dari media Korea seperti The Elec dan ET News menyebutkan bahwa Samsung sudah menyiapkan strategi desain baru untuk model yang rencananya hadir pada 2026.
Salah satu perubahan paling menarik adalah peralihan material dari titanium ke serat karbon. Langkah ini bukan hanya soal gaya, tetapi juga terkait ketersediaan bahan baku.
Baca Juga: Motorola akan Rilis Moto X70 Air, Ponsel Tipis dengan Kesan Mewah yang Siap Debut Akhir Oktober 2025
Titanium yang digunakan pada Z Fold7 dinilai sulit diperoleh karena pasokannya banyak bergantung pada China, sehingga rawan terkena dampak ketegangan perdagangan.
Sebaliknya, serat karbon dianggap lebih fleksibel dan berpotensi membuka jalan bagi kembalinya dukungan S Pen, fitur yang sangat dirindukan penggemar seri Fold.
Samsung juga disebut tengah mengembangkan teknologi stylus yang lebih tipis dan ringan, sehingga kemungkinan besar kompatibilitas dengan perangkat lipat bisa kembali dihadirkan.
Jika benar, ini bisa jadi kejutan besar karena S Pen sempat absen sejak Galaxy Z Fold6. Selain material, Samsung diprediksi meningkatkan ketahanan perangkat. Galaxy Z Fold7 memang sudah membawa sertifikasi IP48, tetapi belum tahan debu.
Baca Juga: Review iPhone 17 Pro Max: Kamera Selfie Belum Sempurna, Baterai Super Awet, dan Desain Kontroversial
Untuk Z Fold8, para analis berharap Samsung berani melompat ke IP58 atau IP68, menjadikannya ponsel lipat tangguh yang sebanding dengan pesaing seperti Vivo X Fold5 atau Pixel 10 Pro Fold.
Dari segi layar, isu klasik tentang lipatan yang kusut dan lapisan plastik lunak masih jadi keluhan utama pengguna.
Samsung diprediksi akan meningkatkan kualitas Ultra Thin Glass agar lebih tebal, kokoh, dan tahan gores. Bahkan, ada harapan hadirnya layar lipat yang lebih kencang dengan efek menyerupai kaca asli.
Baterai juga tak luput dari perhatian. Samsung disebut sedang mengeksplorasi baterai berbasis karbon silikon, yang memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa membuat bodi semakin tebal.
Ditambah lagi, banyak penggemar menginginkan pengisian daya lebih cepat dari standar 25W yang digunakan enam generasi terakhir. Di sektor kamera, rumor menyebut Z Fold8 akan menyematkan sensor 200 MP untuk kamera utama.
Namun, peningkatan kamera sekunder seperti telefoto dan ultrawide juga dinantikan agar bisa bersaing dengan Pixel Fold dan ponsel lipat China yang sudah berani menghadirkan zoom optik lebih panjang.
Menariknya, Samsung kabarnya tidak hanya menyiapkan satu, melainkan dua varian Z Fold8 berukuran besar dengan rasio layar berbeda.
Hal ini diyakini sebagai langkah strategis untuk menyambut kehadiran iPhone lipat yang diperkirakan rilis di akhir dekade.
Jika semua rumor ini terbukti benar, Galaxy Z Fold8 bisa jadi ponsel lipat canggih di masa depan, menggabungkan desain inovatif, ketahanan kelas flagship, hingga kemungkinan kembalinya S Pen yang legendaris.***