AYOJAKARTA.COM - Xiaomi kembali meramaikan pasar smartphone flagship dengan menghadirkan Xiaomi 17, ponsel compact yang membawa spesifikasi kelas atas namun tetap hadir dalam ukuran bodi yang relatif kecil.
Meski demikian, harga perangkat ini ikut melonjak hingga sekitar Rp15 jutaan, naik sekitar Rp3 juta dibanding generasi sebelumnya.
Tech reviewer David Brendi dari kanal Youtube GadgetIn menjelaskan bahwa seri ini menjadi penerus langsung dari Xiaomi 15, tanpa adanya Xiaomi 16.
“Xiaomi 17 ini flagship compact dari Xiaomi yang bodinya kecil tapi selalu ngasih spek dan kamera yang seram,” ujar David.
Xiaomi Loncat dari Seri 15 ke 17
Menariknya, Xiaomi langsung melompat dari seri 15 ke 17 tanpa merilis seri 16.
Meski tidak ada penjelasan resmi, banyak pengamat menduga langkah ini dilakukan agar penomoran produknya selaras dengan kompetitor besar.
“Xiaomi enggak pernah ngasih keterangan resmi, tapi banyak yang menebak Xiaomi ingin menyamakan angkanya seperti iPhone,” kata David.
Untuk pasar Indonesia, Xiaomi 17 hadir dalam dua varian utama yaitu RAM 12GB dengan penyimpanan 256GB dan 512GB.
Desain Compact dengan Kamera Leica
Dari sisi desain, Xiaomi 17 tetap mempertahankan konsep ponsel flagship berukuran ringkas dengan layar OLED 6,3 inci beresolusi 1.5K.
Layarnya juga sudah mendukung teknologi LTPO dengan refresh rate adaptif 1–120Hz.
Ponsel ini membawa modul kamera baru yang menonjol dengan empat lingkaran lensa dan branding Leica.
“Kombinasi Xiaomi dan racikan warna dari Leica itu kerasa kayak bukan dari kamera HP, kontrasnya berani tapi tetap natural,” jelas David.
Ketiga kamera belakangnya sama-sama menggunakan sensor 50MP yang terdiri dari kamera utama, telephoto, dan ultrawide.
Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5
Di sektor performa, Xiaomi 17 dibekali chipset terbaru Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1.
Dalam pengujian benchmark, skor AnTuTu Benchmark yang diraih mencapai sekitar 3,31 juta poin.
Namun menurut David Brendi, performa tersebut sedikit lebih rendah dibanding smartphone besar dengan chipset yang sama.
“Skornya memang bukan yang paling tinggi karena ukurannya kecil, jadi pendinginannya lebih terbatas,” ujarnya.
Meski begitu, untuk game populer seperti Mobile Legends: Bang Bang, Xiaomi 17 tetap mampu berjalan hingga 120 FPS dengan lancar.
Baterai Lebih Besar dan Pengisian Super Cepat
Xiaomi juga meningkatkan kapasitas baterai menjadi 6.330 mAh, naik sekitar 20 persen dari generasi sebelumnya. Perangkat ini mendukung fast charging 100W dan wireless charging 50W.
David GadgetIn menilai peningkatan ini membuat Xiaomi 17 tetap menarik bagi pengguna yang mencari smartphone compact dengan performa flagship.
“Xiaomi 17 ini tetap ngasih feel yang sama seperti Xiaomi 15: kamera bagus, performa kencang, tapi dalam bodi kecil,” katanya.
Namun ia mengingatkan bahwa kenaikan harga cukup terasa.
“Naiknya Rp3 juta memang lumayan berasa. Tapi kalau mau dipakai jangka panjang sampai lima tahun, Xiaomi 17 masih masuk akal,” tutup David Brendi.***