AYOJAKARTA.COM - Smartphone midrange terbaru dari Samsung kembali mencuri perhatian.
Lewat Samsung Galaxy A57 5G, Samsung menghadirkan peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya, terutama di sektor desain, performa, hingga fitur AI. Lalu, apakah peningkatan ini benar-benar layak?
Dalam ulasan di kanal Jagat Review, tech reviewer Deddy Irvan menyoroti perubahan desain yang cukup mencolok.
“Sekarang bodinya jadi makin tipis dan makin ringan. Enggak cuma bodinya aja yang lebih tipis, sekarang bezel layarnya juga dibuat lebih tipis,” jelasnya.
Dari segi tampilan, Galaxy A57 tampil lebih premium dengan frame metal dan lapisan belakang Corning Gorilla Glass Victus Plus.
Dengan ketebalan hanya 6,9 mm dan bobot sekitar 177 gram, smartphone ini terasa ringan sekaligus kokoh saat digenggam.
Masuk ke sektor performa, Galaxy A57 dibekali chipset Exynos 1680 berbasis fabrikasi 4nm. Hasil benchmark menunjukkan peningkatan signifikan dibanding pendahulunya.
Deddy menyebut, “Exynos itu kencang sebenarnya, tapi Samsung masih butuh usaha ekstra untuk optimasi dengan developer game.”
Untuk gaming, performanya tergolong baik di kelasnya, meski pada game berat seperti Genshin Impact masih ditemukan penyesuaian performa saat suhu meningkat.
Namun secara umum, pengalaman bermain tetap nyaman untuk penggunaan harian.
Di sektor kamera, Galaxy A57 membawa konfigurasi lengkap: kamera utama 50 MP dengan OIS, ultrawide 12 MP, dan kamera selfie 12 MP.
Menariknya, semua kamera sudah mendukung perekaman video 4K. “Kameranya ini bisa diandalkan untuk berbagai kebutuhan, baik kondisi terang maupun low light,” ujar Deddy Irvan.
Fitur unggulan lain terletak pada kecerdasan buatan (AI) yang semakin matang.
Salah satu yang menonjol adalah fitur transkripsi suara yang bisa berjalan secara offline.
“Di Samsung ini lebih canggih, bisa dipakai bahkan saat offline,” tambahnya.
Dari sisi baterai, kapasitas 5.000 mAh terbukti awet. Pengujian menunjukkan pemakaian video hingga hampir 27 jam nonstop.
Dukungan fast charging 45W juga membuat pengisian daya lebih efisien, meski charger dijual terpisah.
Secara keseluruhan, Galaxy A57 5G menawarkan paket lengkap: desain premium, performa solid, kamera mumpuni, dan fitur AI yang relevan.
“Smartphone ini cocok untuk siapapun yang ingin midrange dengan kelengkapan yang merata,” tutup Deddy Irvan.
Dengan berbagai peningkatan ini, Samsung Galaxy A57 5G tampaknya bukan sekadar upgrade biasa, melainkan langkah serius Samsung untuk tetap dominan di pasar midrange.***