AYOJAKARTA.COM - Kembalinya seri Mate non-foldable ke Indonesia lewat Huawei Mate 80 Pro langsung mencuri perhatian.
Setelah absen sejak Mate 40 Pro, perangkat ini datang dengan spesifikasi flagship, terutama di sektor kamera.
Tech reviewer dari kanal Youtube Jagat Review, Deddy Irvan, bahkan menegaskan kualitas kameranya bukan gimmick semata.
“Kameranya sangat bisa diandalkan lah. Tinggal point and shoot aja beres. Hasilnya udah cakep banget,” ujar Deddy Irvan dalam ulasannya.
Huawei Mate 80 Pro mengusung konfigurasi kamera kelas atas, yakni kamera utama 50 MP dengan adjustable physical aperture (f/1.4–f/4.0), telefoto periskop 48 MP dengan 4x optical zoom, serta ultrawide 40 MP autofokus.
Tak hanya itu, ada sensor True to Color 2.0 yang diklaim mampu menghasilkan warna lebih akurat sesuai kondisi asli.
Hasilnya? Bahkan di kondisi pencahayaan sulit, foto tetap tajam dengan warna yang natural.
“Foto dengan pencahayaan sulit sekalipun bisa kelihatan beres warnanya,” tambah Deddy.
Tak cuma fotografi, kemampuan video juga solid. Rekaman hingga 4K 60 fps tersedia di semua kamera, dengan kualitas detail tinggi dan dynamic range yang luas.
Meski begitu, Deddy mencatat masih ada catatan kecil, “Stabilizer videonya, terutama di low light dan 30 fps, masih perlu ditingkatkan lagi.”
Dari sisi desain, Huawei tampil beda lewat konsep dual space ring yang menciptakan tampilan premium dan unik.
Material vegan fiber di bagian belakang serta Kunlun Glass generasi kedua di depan membuatnya tahan banting.
Bahkan, smartphone ini mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69—tahan air, debu, hingga semprotan tekanan tinggi.
Performa juga tidak kalah menarik. Ditenagai Kirin 9030 Pro, RAM 16 GB, dan storage 512 GB, performanya cukup kencang untuk gaming dan multitasking.
Dalam pengujian, game berat seperti Genshin Impact bisa berjalan stabil di 60 fps.
“Game berat seperti Genshin dan lainnya jalan dengan mulus dan lancar,” jelas Deddy Irvan.
Baterai 5.750 mAh juga impresif, mampu bertahan lebih dari 24 jam untuk pemutaran video, serta didukung fast charging 100W yang mengisi penuh dalam waktu kurang dari satu jam.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Huawei Mate 80 Pro masih menggunakan jaringan 4G dan belum mendukung layanan Google secara native. Pengguna perlu langkah tambahan untuk mengakses ekosistem Google.
Dengan harga Rp16.999.000, Huawei Mate 80 Pro jelas menyasar pengguna yang mengutamakan kamera dan desain premium.
Jika fotografi adalah prioritas utama, smartphone ini bisa jadi salah satu pilihan terbaik di kelasnya.***