Gadget

Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide Hadir dengan Rasio Tablet, Siap Saingi Ponsel Lipat Apple

Oleh: Katarina Erlita Rabu 17 Jun 2026, 09:38 WIB
Samsung Galaxy Fold Series. (Sumber: youtube.com/@TcolTech)

AYOJAKARTA.COM - Samsung siap mengguncang pasar ponsel lipat pada tahun 2026.

Perusahaan asal Korea Selatan ini dikabarkan akan menggelar acara Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli 2026.

Fokus utamanya adalah seri Galaxy Z Fold 8 yang membawa strategi baru. Kali ini, Samsung tidak hanya meluncurkan satu model, melainkan dua versi berbeda, yakni Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 Wide.

Galaxy Z Fold 8 Wide adalah model baru dengan desain lebih pendek dan lebar.

Layar bagian dalamnya memiliki rasio 4:3 yang menyerupai tablet kecil. Model ini dirancang khusus untuk bersaing dengan rumor iPhone Ultra dari Apple.

Keunggulan utamanya terletak pada teknologi layar. Samsung kabarnya menggunakan kaca pelindung (Ultra-Thin Glass) setebal 60 mikrometer pada model Wide.

Ketebalan ini dua kali lipat dari generasi sebelumnya. Tujuannya adalah untuk mengurangi bekas lipatan atau crease yang sering dikeluhkan pengguna. Selain itu, model Wide sangat ringan dengan bobot hanya 201 gram.

Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 Ultra tetap mempertahankan desain ramping yang ikonik.

Fokus utama versi Ultra adalah pada performa kamera dan daya tahan baterai.

Ponsel ini akan dibekali kamera utama 200MP dan peningkatan besar pada lensa ultrawide menjadi 50MP.

Kapasitas baterainya juga meningkat menjadi 5.000 mAh. Untuk pengisian daya, Samsung menyematkan teknologi fast charging 45W.

Kedua ponsel ini akan ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Sistem operasinya menggunakan Android 17 dengan antarmuka One UI 9. Samsung juga menghadirkan fitur AI canggih bernama Gemini Intelligence untuk membantu produktivitas pengguna.

Mengenai harga, Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan mulai dari $1.999 atau sekitar 32 juta rupiah.

Sementara itu, harga Galaxy Z Fold 8 Wide diprediksi sedikit lebih terjangkau, yakni sekitar $1.800 atau 29 juta rupiah.

Strategi dua model ini menunjukkan ambisi Samsung untuk tetap memimpin pasar ponsel lipat sebelum Apple resmi masuk ke persaingan.

Penjualan resmi kedua perangkat ini kemungkinan besar akan dimulai pada minggu pertama Agustus 2026.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita