Gadget

Pengguna Android Perlu Waspada! 6 Cara Mudah Menghapus Jejak Digital yang Berpotensi Disalahgunakan oleh Pihak Ketiga

Oleh: Karseno AJ Sabtu 15 Jun 2024, 14:17 WIB
Meksi sudah berusia tahunan, jejak digital akan terus tersimpan dan bisa sewaktu-waktu diperlihatkan atau bahkan disalah gunakan.

AYOJAKARTA.COM – Disadari atau tidak, setiap aktivitas pengguna perangkat telepon seluler berbasis android selalu terekam dalam riwayat atau meninggalkan jejak digital.

Jejak digital yang ditinggalkan oleh para pengguna perangkat android, selain ada yang bersifat pasif ada juga yang sifatnya aktif.

Jejak digital aktif adalah jejak yang sengaja ditinggal oleh pengguna android, seperti unggahan foto atau video di akun jejaring media sosial.

Sedangkan jejak digital pasif adalah jejak yang tanpa disadari terekam dalam riwayat, seperti kunjungan dalam aplikasi penunjuk arah atau Maps.

Meksi sudah berusia tahunan, jejak digital akan terus tersimpan dan bisa sewaktu-waktu diperlihatkan atau bahkan disalah gunakan.

Sebab bagi sebagian orang atau kalangan, jejak digital merupakan suatu kesempatan berharga atau celah masuk untuk bisa melakukan tindak kejahatan.

Melalui data-data pribadi yang sudah tersimpan dalam jejak digital, para pelaku kejahatan bisa melakukan berbagai aksi merugikan bagi pihak korban.

Baca Juga: Karena untuk Mendapat Pahala Itu Mudah! Inilah 13 Jenis Amalan Sederhana yang Bernilai Sunnah di Hari Idul Adha

Untuk mengetahui seberapa besar jejak digital atau informasi seseorang sudah diketahui di dunia maya, pengguna android bisa melakukan langkah mudah berikut ini.

Cara pertama adalah dengan menuliskan nama pribadi pengguna android baik nama asli, atau nama samaran dalam kolom pencarian mesin penelusuran.

Dengan mengetahui seberapa besar informasi pribadi sudah diketahui, pengguna android bisa melakukan langkah-langkah pengamanan.

Cara kedua untuk mengamankan data pribadi dari serangan para pelaku kejahatan adalah menghapus atau menonaktifkan akun media sosial yang tidak lagi dipergunakan.

Agar tidak berpotensi merugikan bagi diri sendiri karena data pribadi tersebar, pengguna android perlu melakukan pengaturan pada akun medsos.

Cara keempat agar jejak digital tidak berdampak merugikan bagi pengguna android adalah dengan membatasi izin aplikasi untuk mengakses fitur tertentu.

Melakukan pembatasan izin mengakses informasi yang bersifat pribadi bisa menjadi langkah aman agar jejak digital tidak menimbulkan masalah.

Cara kelima yang dapat dilakukan oleh pengguna android agar terhindar dari kejahatan akibat jejak digital yang tertinggal adalah menggunakan fitur Incognito saat browsing.

Incognito ata Mode Samaran memungkinkan pengguna bisa melakukan penelusuran tanpa meninggalkan jejak digital di dunia maya.

Cara keenam agar jejak digital tidak membawa masalah di kemudian hari adalah dengan menghapus cookie pada perangkat yang digunakan.

Baca Juga: 22 Juta Keluarga Penerima Bansos CBP Resah! Ini Penyebabnya

Penghapusan histori penelusuran atau riwayat pencarian pada perangkat android dapat dilakukan dengan melakukan pengaturan di aplikasi mesin pengaturan.

Semakin sering seseorang bersentuhan dengan dunia maya, maka peluang data-data pribadi dan meninggalkan jejak digital akan semakin besar.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam