Gadget

Inilah 5 Bidang Kompetensi Utama yang Akan Diajarkan di Pusat Pelatihan Apple Batam

Oleh: Fina Salsabila Aura Sabtu 01 Feb 2025, 09:40 WIB
Apple

AYOJAKARTA.COMApple bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Perindustrian telah merancang program pelatihan komprehensif yang mencakup lima bidang utama kompetensi untuk mempersiapkan tenaga kerja lokal.

Direktur Pengembangan SDM Kementerian Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan detail pertama dari program ini.

"Kurikulum pelatihan dimulai dengan standar manufaktur presisi tinggi yang mencakup teknik perakitan mikro-elektronik, kalibrasi peralatan presisi, dan kontrol kualitas komponen nano, jelas Agus Gumiwang. 

Selanjutnya, para peserta akan mempelajari sistem quality control berbasis AI yang meliputi machine learning untuk deteksi cacat produksi, analisis prediktif untuk pemeliharaan peralatan, dan sistem otomasi pengawasan kualitas real-time.

Baca Juga: BPNT Januari- Maret 2025 Sudah Verifikasi Rekening untuk Bank Penyalur Ini di SIKS- NG, Cek yang Cair Pertama?

Setiap modul dirancang dengan standar yang sama dengan yang diterapkan di fasilitas Apple di seluruh dunia. 

Program ini akan berlangsung selama 960 jam atau setara dengan 6 bulan pelatihan intensif dengan 60% dan 40% teori.

Wakil Direktur Apple Asia Pasifik untuk Pengembangan Manufaktur mengungkapkan fokus berikutnya.

"Tiga bidang lainnya yang menjadi prioritas adalah teknologi produksi terkini, manajemen rantai pasok digital, dan standar keamanan produksi kelas dunia.

Baca Juga: Februari Resmi Masuk Indonesia! Segini Update Harga iPhone 16 Series per Januari 2025

Untuk teknologi produksi, kami akan memperkenalkan sistem Industry 4.0, termasuk penggunaan robot kolaboratif, sistem manufaktur terintegrasi, dan teknologi Internet of Things untuk monitoring produksi.

Sementara untuk manajemen rantai pasok, fokus akan diberikan pada implementasi blockchain untuk transparansi, sistem ERP terintegrasi, dan optimasi logistik berbasis AI.

Khusus untuk standar keamanan, kami menerapkan protokol ketat mulai dari keamanan data hingga keamanan fisik produk dan fasilitas," ungkap Wakil Direktur Apple Asia Pasifik.

Seluruh materi pelatihan akan disampaikan oleh instruktur bersertifikasi internasional, dengan 30% pengajar didatangkan langsung dari pusat penelitian dan pengembangan Apple.

Kepala Badan Pengembangan SDM Industri, Drs. Masrokhan, MPA, CGCAE memberikan detail tambahan tentang implementasi program.

"Kami telah mengembangkan sistem sertifikasi bertingkat yang disesuaikan dengan standar kompetensi internasional.

Setiap peserta akan melalui evaluasi berkala dengan standar kelulusan minimum 85% untuk teori dan 90% untuk praktek.

Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikasi yang diakui tidak hanya oleh Apple, tetapi juga oleh industri teknologi global.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Alokasi Januari- Maret 2025 Berubah Status di SIKS-NG, Segera Cair? Ini Jadwal Cairnnya

kami juga menyiapkan program beasiswa penuh untuk 200 peserta terbaik dari seluruh Indonesia, termasuk akomodasi dan tunjangan selama masa pelatihan," papar Drs. Masrokhan, MPA, CGCAE.

Program ini juga melibatkan kerjasama dengan tujuh universitas dan lima politeknik khusus yang dibangun sesuai standar Apple senilai total 25 juta dolar AS.

Para lulusan terbaik akan mendapatkan kesempatan magang di fasilitas Apple di berbagai negara sebelum ditempatkan di pabrik Batam.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Desi Kris