AYOJAKARTA.COM – Sudah banyak masyarakat Indonesia yang menunggu perilisan iPhone 16 Series di Tanah Air.
Namun, sampai saat ini Apple belum bisa memenuhi regulasi pemerintah terkait dengan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Berdasarkan keterangan dari Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Febri Hendri Antoni Arif, pemerintah masih menunggu revisi proposal investasi dari Apple.
Nantinya proposal tersebut menjadi penentu terkait pencabutan pelarangan penjualan iPhone 16 Series di Indonesia.
Febri juga menjelaskan bahwa pembangunan AirTag tidak bisa menjadi bagian dari skema investasi TKDN untuk periode 2024-2026.
Artinya, Apple harus mengajukan revisi proposal investasi untuk mendapatkan sertifikasi TKDN guna penjualan iPhone 16 di Indonesia.
Baca Juga: Jarang Dipakai padahal Penting! 7 Fitur WhatsApp Paling Sering Dilupakan
Namun, Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah sepakat dengan Apple terkait regulasi TKDN.
Ia menyebut bahwa larangan penjualan iPhone 16 akan dicabut dalam satu hingga dua minggu kedepan.
Berdasarkan keterangan tersebut, ada kemungkinan bahwa iPhone 16 bisa saja masuk ke Tanah Air di awal hingga pertengahan bulan Februari 2025.
Jika sudah resmi masuk Indonesia, Anda bisa membeli iPhone 16 Series di Apple Authorized Reseller, seperti Blibli Store, Hello Store, Gmap, iBox, dan lainnya.
Baca Juga: Meski Dinyatakan Lolos, PPPK Paruh Waktu Bisa Batal Diangkat karena 3 Alasan Ini
Prediksi Harga iPhone 16 Series
Walaupun Apple belum mengumumkan secara resmi di Indonesia, berikut prediksi harga global ponsel dari iPhone 16 Series.
- iPhone 16: Mulai dari USD 799 (sekitar Rp11,9 juta)
- iPhone 16 Plus: Mulai dari USD 899 (sekitar Rp13,4 juta)
- iPhone 16 Pro: Mulai dari USD 999 (sekitar Rp14,9 juta)
- iPhone 16 Pro Max: Mulai dari USD 1.199 (sekitar Rp17,9 juta).
Perlu diingat bahwa harga diatas belum termasuk PPN, pajak impor, dan biaya administrasi lainnya.
Walau memiliki harga yang tinggi, tentunya penggemar iPhone merasa bahwa ponsel ini harus tetap dibeli karena ada peningkatan performa dan fitur yang signifikan.
Baca Juga: Meski Dinyatakan Lolos, PPPK Paruh Waktu Bisa Batal Diangkat karena 3 Alasan Ini
Jadi, masyarakat Indonesia hanya perlu menunggu tanggal perilisan smartphone ini yang dikatakan akan resmi hadir di awal hingga pertengahan bulan Februari 2025.