AYOJAKARTA.COM - Setelah perdebatan panjang, Apple dan pemerintah Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan terkait investasi Apple di Indonesia.
Menteri Investasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengonfirmasi bahwa larangan penjualan iPhone 16 series akan dicabut dalam 1-2 minggu ke depan.
Artinya, iPhone 16 diperkirakan mulai dijual secara resmi di Indonesia pada awal hingga pertengahan Februari 2025.
Rosan menyampaikan kabar baik ini dalam wawancara dengan Belum Ber TV di Davos, Swiss, pada 21 Januari 2025.
Presiden Prabowo juga dikabarkan telah menyetujui kesepakatan tersebut, memastikan iPhone 16 siap hadir di pasar Indonesia.
Yang menarik, penjualan iPhone 16 series di Indonesia tidak akan menggunakan sistem pre-order.
Produk ini langsung tersedia di reseller resmi seperti iBox, Blibli Store, dan lainnya.
Harga iPhone 16 mulai dari Rp16.499.000 untuk model standar, sementara iPhone 16 Pro dibanderol mulai Rp21 juta.
Namun, apakah iPhone 16 masih menarik untuk dibeli di tahun ini?
Baca Juga: Update One UI 7 Samsung: Fitur Baru dan Peningkatan di Aplikasi Kamera, Apa Saja Perubahannya?
Meski dirilis terlambat, iPhone 16 menawarkan chipset A18 Pro terbaru yang menjanjikan performa lebih stabil dibanding pendahulunya.
Pemakaian chipset tersebut mampu melibas berbagai aktivitas terutama untuk aktivitas berat.
Tetapi kekurangan pada model terendahnya, seperti layar 60 Hz, mungkin membuat sebagian pengguna mempertimbangkan model Pro.
Sebagian penggemar iPhone mungkin saja akan lebih memilih untuk menunggu iPhone 17 yang kabarnya akan membawa peningkatan signifikan.
Keputusan kini ada di tangan pengguna. Apakah akan segera berburu iPhone 16, atau menunggu generasi berikutnya seperti iPhone 17?***