Gadget

Samsung Galaxy S25 Ultra Muncul di Geekbench: Snapdragon 8 Elite Overclocked Tunjukkan Skor Mengecewakan?

Oleh: Fajar Ari Wibowo Senin 20 Jan 2025, 15:14 WIB
Illustrasi. Samsung Galaxy S25 Ultra Muncul di Geekbench

AYOJAKARTA.COM - Samsung Galaxy S25 Ultra, flagship terbaru dari raksasa teknologi asal Korea Selatan, telah muncul di platform benchmark Geekbench.

Meskipun dibekali chipset terbaru, yaitu Snapdragon 8 Elite versi overclocked, skor yang dihasilkan justru mengecewakan para penggemar.

Dalam pengujian Geekbench, Galaxy S25 Ultra mencetak skor 3.490 untuk single-core dan 9.930 untuk multi-core.

Baca Juga: 7 Universitas dengan Jurusan Psikologi Terbaik di Indonesia untuk SNPMB 2025 Jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri

Meski terlihat impresif, hasil ini gagal menembus angka 10.000 di multi-core, standar yang diharapkan dari prosesor flagship yang di-overclock.

Sebagai perbandingan, Red Magic 10 Pro dengan chipset yang sama Snapdragon 8 Elite dan pendingin aktif internal mampu mencetak skor lebih tinggi.

Overclock Tanpa Performa Maksimal?

Menurut data benchmark, prosesor Galaxy S25 Ultra menggunakan Snapdragon 8 Elite dengan peningkatan kecepatan clock pada dua inti utamanya, dari 4,32 GHz menjadi 4,47 GHz.

Meski overclock ini seharusnya meningkatkan performa, hasil pengujian menunjukkan kinerja yang masih di bawah ekspektasi untuk kelas flagship premium.

Adapun perangkat yang diuji memiliki RAM 12 GB. Samsung Galaxy S25 Ultra dikabarkan akan menghadirkan varian RAM 16 GB untuk model tertinggi.

Namun, apakah peningkatan RAM ini cukup untuk meningkatkan performa signifikan masih menjadi pertanyaan besar.

Baca Juga: Mudah! Begini Cara Cek Status Penerima KJP Plus 2025 Secara Online dan Besaran Bantuan yang Didapat

Peluncuran Seri Galaxy S25 Mendekat

Samsung Galaxy S25 Ultra dijadwalkan rilis bersamaan dengan seri Galaxy S25 lainnya pada 22 Januari 2025.

Sejauh ini, Galaxy S25 Ultra tetap menjadi salah satu perangkat paling ditunggu, dengan fitur unggulan berteknologi canggih.

Seperti layar Dynamic AMOLED generasi terbaru misalnya, sistem kamera canggih, dan teknologi baterai yang ditingkatkan.

Namun sayang sekali, performa prosesor yang kurang maksimal pada uji awal ini bisa menjadi perhatian bagi calon pembeli.

Optimasi Masih Berjalan?

Meski hasil benchmark awal ini mengecewakan, perlu diingat bahwa pengujian dilakukan pada perangkat yang mungkin belum dioptimalkan sepenuhnya.

Samsung berupayaa untuk melakukan peningkatan performa melalui pembaruan perangkat lunak sebelum rilis resminya.***

Reporter Fajar Ari Wibowo
Editor Jinan Vania Barizky