Gaya Hidup

Para Pria Bisa Coba Cara Ini, Berikut 7 Rayuan Maut Soekarno yang Bikin Wanita Klepek-klepek

Oleh: Admin Jumat 22 Jul 2022, 07:15 WIB
Rayuan Maut Soekarno yang Bikin Wanita Klepek-klepek

AYOJAKARTA.COM - Terlepas dari julukan sebagai "Bapak Proklamator", sosok Presiden pertama Republik Indonesia (RI) Soekarno atau Bung Karno terkenal memiliki banyak istri. 

Diketahui, semasa hidup Soekarno sudah menikah sembilan kali. 

Cara Soekarno untuk memikat hati wanita pun banyak dicari oleh masyarakat. 

Baca Juga: Heboh Surat Cerai Inggit Garnasih dan Soekarno Mau Dijual, Ini Tanggapan Arsip Nasional RI

Pasalnya banya sekali wanita yang menyukai sosok ayah dari Megawati Soekarnoputri itu. 

Lantas rayuan maut apa yang dilakukan Soekarno untuk membuat para wanita klepek-klepek atau jatuh hati padanya? 

Simak ulasan lengkapnya berikut yang dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Data Fakta pada Kamis (21/7/2022): 

Baca Juga: New Normal, Panglima TNI - Kapolri Tinjau Pasar Tanah Abang dan Bandara Soekarno-Hatta

Bukan rahasia umum lagi, bahwa Bung Karno merupakan sosok yang punya kharisma tinggi dan berwibawa.

Tak heran, banyak yang kagum dengan presiden pertama RI tersebut.

Bukan hanya rakyatnya yang kagum dan selalu terinspirasi, Bung Karno juga disenangi banyak wanita karena kepribadian dirinya yang kharismatik dan berwibawa.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Bandara Soekarno-Hatta Sepi

Maka tak heran, jika Bung Karno memiliki beberapa istri yang masih muda, bahkan ada yang masih berusia belasan tahun. 

Penasaran seperti apa rayuan maut yang dilakukan Soekarno untuk menaklukkan hati seorang wanita? Bahkan cara ini bisa dicontoh oleh kaum pria zaman now:

1. Memuji Wanita dengan Kata-kata Indah

Baca Juga: Calon Penumpang Berjubel di Bandara Soekarno-Hatta, Pengamat: Ini Menunjukkan Lemahnya Koordinasi

Sebagaimana diketahui Fatmawati menjadi ibu negara karena Bung Karno menjadi presiden pertama Indonesia kala itu. 

Saat menikahi Fatmawati, usianya masih 16 tahun. Sedangkan Bung Karno 37 tahun.

Bung Karno ingin menikahi Fatmawati karena terdorong ingin memiliki anak.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Belum Temukan Penumpang Pembawa Virus Corona

Saat menembak Fatmawati, Soekarno mengatakan:
"Dari ribuan dara dunia, kemuliaan engkau sebagai dewiku, ku puja dengan nyanyian mulia, kembang dan setinggi dupa hatiku," ucap Bung Karno.

2. Pakai Bahasa yang Halus

Istri kedua Soekarno adalah Inggit Ganarsih. Mereka menikah pada 24 Maret 1923.

Baca Juga: Jalan-jalan ke Kota Tua, Turis Asing Kenal Soekarno

Hubungan keduanya adalah cinta terlarang karena masih ada yang terikat status pernikahan.

Kala itu Inggit masih berstatus istri dari tokoh syariat Islam H. Sanusi.

Usia Inggit lebih tua 20 tahun dibanding Soekarno.

Baca Juga: Pameran Foto Peringati 60 Tahun Kunjungan Soekarno-Paman Ho

Namun Bung Karno suka dengan Inggit salah satunya karena dewasa dan pintar.

Namun pernikahan itu juga tidak terlalu lama karena setelah itu, Bung Karno menikah dengan Fatmawati.

Bung Karno sebenarnya tidak ingin bercerai dengan Inggit. Namun Inggit menolak untuk dimadu dan akhirnya mereka terpaksa bercerai.

Baca Juga: KA Bandara Rute Manggarai-Soekarno Hatta Layani 68 Perjalanan Per Hari

Saat akan menceraikan Inggit, Bung Karno menyampaikannya dengan bahasa yang halus.

"Aku tidak bermaksud menyingkirkanmu, merupakan keinginanku untuk menetapkanmu dalam kedudukan paling atas dan engkau tetap sebagai istri pertama," terang Bung Pertama.

3. Sering Ungkapkan Kalimat Romantis dan Puitis

Baca Juga: Soal Rumor Ganti Nama Terminal 2 Soekarno-Hatta, Ini Klarifikasi Traveloka

Soekarno dikenal memiliki istri lebih dari satu, bahkan salah satu istrinya berasal dari Jepang.

Dalam menaklukkan hati wanita, Bung Karno selalu menggunakan kata yang romantis dan puitis.

Diketahui, istri pertama Soekarno adalah Siti Oetari Tjokroaminoto yang merupakan anak dari gurunya, yakni HOS Cokroaminoto.

Baca Juga: Jalan Perimeter Bandara Soekarno-Hatta Dibuka 20 Mei

Namun hubungan mereka terbilang singkat, Soekarno dan Siti menikah pada tahun 1921 di Surabaya dan bercerai tak lama setelah itu.

4. Tegas Meminta Kepastian

Kartini Manopo merupakan salah satu istri dari Soekarno. Mereka bertemu dalam sebuah acara pameran lukisan.

Baca Juga: Bandara Helikopter Soekarno-Hatta Siap Diuji Coba

Kartini merupakan seorang pramugari yang cantik dan menikah dengan Bung Karno secara siri.

Saat mengutarakan perasaannya pada Kartini, Bung Karno berkata dengan tegas meminta kepastian.

"Aku mencintai kamu, aku ingin kau membalas cintaku. Sekarang juga minta kepastian darimu ya atau tidak," tegas Bung Karno saat itu.

Baca Juga: Mengaku Ajudan Bung Karno, Pria di Jakarta Tipu Korban hingga Merugi Rp20 Juta

5. Berani Menyatakan Perasaan

Saat menembak Siti Oetari, Soekarno ternyata punya keberanian untuk menyatakan perasaanya.

Saat itu, Bung Karno berkata pada Siti Oetari terkait niatnya untuk menikah.

Baca Juga: Viral! JPO Gelora Bung Karno Jadi Korban Vandalisme

"Lak, tahukah engkau bakal istriku kelak? orangnya tidak jauh dari sini, kau ingin tau? kata Soekarno.

Siti Utari menjawab "boleh," ucapnya

Bung Karno lalu mengatakan: "Orangnya dekat sini, kau tak usah beranjak,karena orangnya ada di sebelahku," jelas Bung Karno.

Baca Juga: Haul ke-50 Bung Karno, Ketum Hipmi: Ayo Warisi Api Perjuangannya

6. Menunjukkan Sikap Setia hingga Akhir Hayat

Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi adalah istri Soekarno yang berasal dari Jepang. 

Saat menikah dengan Soekarno, Ratna masih berusia 19 tahun.

Baca Juga: Sel Nomor 5 Penjara Banceuy, Saksi Bisu Bung Karno Menyusun Pledoi “Indonesia Menggugat”

Bung Karno mencintainya karena kecerdasannya saat berbicara tentang politik.

Saat itu Bung Karno berkata menunjukkan kesetiaannya pada Ratna Sari Dewi.

"Kalau aku mati, kuburkan aku di bawah pohon yang rindang. Aku mempunyai seorang istri yang aku cintai dengan segenap jiwaku. Namanya Ratna Sari Dewi, kalau ia meninggal kuburlah ia di dalam kuburku. aku menghendaki ia selalu bersama aku," terang dia.

Baca Juga: Cerita di Balik Berdirinya Monumen Bung Karno di Aljazair

7. Suka Wanita Cerdas

Hasil pernikahan Soekarno dengan Fatmawati menghasilkan lima anak.

Namun Soekarno masih tetap menikah dengan perempuan lain, yakni Hartini pada pertengahan 1953.

Baca Juga: Bikin Bangga, Gelora Bung Karno Jadi Stadion Terfavorit di Asia Tenggara Versi AFC

Banyak publik yang tidak sepakat dengan pernikahan ini. Hanya saja kedua pasangan itu sama sama suka karena memiliki kecerdasan yang kuat.

"Tuhan telah mempertemukan kita Tien, dan aku mencintaimu, ini adalah takdir," ucap Bung Karno.

Demikian tadi rayuan maut yang digunakan Soekarno untuk memikat hati wanita, bisa diikuti para pria zaman now loh.***

Reporter Admin
Editor Desi Kris