Gaya Hidup

Hidangan Idul Fitri Terfavorit untuk Lebaran 2022

Oleh: Elena Miswa Yushiva
Ilustrasi naskah Khutbah Idul Fitri 2022.

AYOJAKARTA.COM--Idul Fitri 2022 yang segera datang adalah salah satu festival terbesar yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Hari raya ini menandai akhir bulan suci Ramadhan ketika mengamati umat Islam introspeksi diri dan pantang makan dan minum antara fajar dan senja.
 
Di beberapa bagian bumi, Idul Fitri juga dijuluki "Festival of Sweets" atau "Sweet Eid", perayaan tiga hari ini ditandai dengan penampakan pertama bulan sabit baru.
 
Setiap budaya Muslim dunia merayakan Idul Fitri dengan sedikit berbeda. Misalnya, di Turki, ada pembagian permen dan almond berlapis gula kepada anak-anak. Bagi orang Maroko, liburan tidak lengkap tanpa makanan manis seperti Fekkas, Kaab el Ghazal, dan Ghoriba Bahla. Sementara di Indonesia, makanan tradisional seperti Ketupat dianggap sebagai simbol berkah dan pengampunan selalu disiapkan sebagai bagian dari perayaan.
 
Dari makanan manis yang lezat hingga makanan berkari. Berikut beberapa hidangan khas Idul Fitri terbaik dan terfavorit dari seluruh dunia:
 
1.Kue Lapis
Kue Lapis adalah puding warna warni yang terbuat dari tepung beras, santan, tepung tapioka dan gula. Kue ini dianggap berasal dari zaman Hindia Belanda, jajanan berbentuk jeli ini wajib dimiliki saat liburan di Indonesia. Kuel Lapis juga cukup populer di negara tetangga Malaysia dan Singapura.
 
Kue lapis juga sangat instagramable karena berlapis dengan warna bergantian dan rempah-rempah hangat.
 
2.Bolani
Bolani adalah salah satu masakan andalan Afghanistan. Kantong kue goreng ini biasanya diisi dengan campuran sayuran seperti daun bawang, kentang, dan labu atau daging cincang. Beberapa jenis Bolani juga menggunakan lentil merah atau hijau sebagai isian. Makanan ini berbentuk setengah bulan ini secara tradisional disajikan dengan selai wortel, chutney hijau, atau saus yogurt.
 
3.Shahi Tukda
Juga dikenal sebagai Double ka Meetha atau puding roti India, hidangan manis yang mewah ini dibuat dengan irisan roti, susu kental, gula, ghee atau mentega, kunyit dan kapulaga. Makanan satu ini adalah menu lezat Idul Fitri yang populer di India dan Pakistan. 
 
Ada beberapa teori tentang asal usul Shahi Tukda. Beberapa percaya bahwa Babur, pendiri kerajaan Mughal di India, memperkenalkannya ke Asia Tenggara pada abad ke-16.
 
4.Maamoul
Tidak ada perayaan liburan di budaya Timur Tenga yang lengkap tanpa kue mentega lezat yang biasanya diisi dengan kurma, kenari, dan pistachio. Wanita di rumah-rumah Timur Tengah mulai menyiapkan kue-kue pendek ini pada hari-hari menjelang Idul Fitri dan akan disajikan kepada para tamu dengan teh atau kopi.
 
5.Tufahije
Terbuat dari apel rebus utuh yang diisi dengan kenari karamel dan krim kocok, kenikmatan makanan penutup ini adalah komponen kunci dari setiap penyebaran Idul Fitri di Bosnia dan wilayah Balkan lainnya. Beberapa menganggap makanan penutup ini berasal dari Persia. Meskipun, makanan ini diperkenalkan ke penduduk setempat di Balkan oleh penjajah Ottoman selama penaklukan wilayah tersebut.
 
6.Assida
Di Maroko, perayaan Idul Fitri biasanya dimulai dengan semangkuk hidangan manis khas Badui di pagi hari. Hidangan ini pada dasarnya adalah bubur kental yang dibumbui dengan mentega, madu, atau sirup kurma yang biasanya dimakan dengan tangan. Versi Assida yang berbeda juga populer di negara-negara semenanjung Arab seperti Libya, Oman, Arab Saudi dan Yaman.
 
7.Lokum
Umumnya dikenal sebagai Turkish Delight, kubus jeli ini dibuat dengan tepung jagung, gula, dan air mawar. Beberapa jenisnya juga ditambahkan air bunga jeruk, delima atau lemon. Kue tradisional ini wajib dimiliki selama perayaan Idul Fitri di Turki bersama dengan Baklava yang nikmat. Makanan unik ini diperkirakan berasal 500 tahun yang lalu selama periode Ottoman. Turkish Delight juga terkenal di negara-negara tetangga Balkan seperti Bosnia dan Rumania di mana secara lokal dikenal sebagai Rahat Lokum.
Reporter Elena Miswa Yushiva
Editor Adi Ginanjar