Gaya Hidup

Tips Kurangi Pengalihan Stres Berat ke Makan dan Ngemil

Oleh: Admin Senin 10 Jan 2022, 07:30 WIB
Aneka makanan dan camilan yang sering dikonsumsi sebagai pengalihan saat stres berat.

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Makanan mungkin seringkali dijadikan pengalihan dari rasa kesal, emosi dan juga stres. Seseorang cenderung merasa puas ketika melampiaskannya pada makanan favorit.

Melansir laman Times Of India melalui @psikologid Sabtu (8/1/2022) ketika orang sedang emosi, ini akan berdampak pada keseluruhan sistem internal tubuh. Karena tubuh tidak dirancang untuk mencerna dan menyerap makanan saat sedang stres dan emosi.

Perut pun bisa jadi terasa kembung karena komplikasi yang terjadi akibat makan saat emosi dan stres.

Baca Juga: Ini Makanan yang Kaya Antioksidan dan Penambah Imunitas

Orang pun cenderung jadi makan lebih banyak saat emosional, karena untuk menjalankan tugas dengan baik, usus dan otak akan berkomunikasi. Bila komunikasi ini terhambat karena emosi, maka otak tidak bisa mengirim sinyal yang tepat pada usus kalau kita sudah kenyang.

Sementara ada tips untuk mengurangi nafsu makan berlebihan saat stres. Berikut beberapa tips tersebut:

1. Alihkan dengan Makan Buah

Anda ingin makan makanan manis untuk memuaskan rasa ingin makan Anda, cobalah untuk makan berbagai buah-buahan. Buah-buahan punya rasa yang alami, tapi memiliki kalori yang kecil. Contohnya saja satu buah jeruk mandarin ukuran sedang hanya memiliki 50 kalori.

Tidak hanya akan memuaskan rasa ingin makan makanan manis, jeruk juga bisa memberikan Anda sesuatu hal yang bisa Anda kerjakan untuk mengalihkan pikiran. Dengan mengupas dan mencium bau jeruk akan membantu menenangkan pikiran Anda.
Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan manfaat kandungan vitamin C dari buah jeruk mandarin, yaitu untuk memperkuat kekebalan tubuh, terutama saat sedang stres.

Baca Juga: Ingin Kulit Wajah Glowing Bersinar, Konsumsi 8 Makanan Ini!

2. Alihkan Ngemil Kacang-kacangan

Jika Anda ingin ngemil makanan ringan yang garing, kacang-kacangan bisa jadi pilihan. Misalnya saja kacang mete, kacang almond, atau kacang pistachio bisa menjadi pilihan camilan sehat Anda. Kacang-kacang tersebut adalah jenis kacang yang rendah kalori, tapi kaya dengan lemak baik dan serat, serta membantu mengatur gula darah.

3. Pandangi  Sesuatu yang berwarna merah

Warna merah biasanya mengisyaratkan sebuah larangan atau harus berhenti, sehingga dengan Anda memandangi sesuatu yang berwarna merah menyala akan mengirimkan sinyal yang kuat ke otak Anda untuk berhenti.


Coba dengan makan dengan piring warna merah atau beri tanda merah pada kulkas Anda. Jika itu tidak cukup untuk menghentikan Anda, setidaknya ini akan membuat Anda lebih sadar akan kebiasaan buruk Anda.

Baca Juga: Konsumsi 5 Makanan Ini Setiap Hari Bikin Kulit Glowing Bersinar Alami

4. Konsumsi Teh Hitam

Saat Anda sedang stres, tingkat hormon kortisol akan meningkat, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Kuncinya adalah mengurangi kortisol, salah satunya dengan minum segelas teh hitam.

5. Lakukan Latihan Pernafasan

Anda juga bisa luangkan waktu sebentar untuk melakukan beberapa latihan pernapasan ringan. Matikan ponsel Anda, berikan diri Anda waktu luang untuk sejenak beranjak dari rutinitas harian Anda. Semua ini akan membantu mengendalikan hormon kortisol Anda yang meningkat akibat stres.

6. Rutin Olahraga

Olahraga secara teratur sering ampuh mengurangi produksi hormon pemicu. Juga, dapat membantu menurunkan risiko depresi, kecemasan, dan insomnia, selain mengurangi kecenderungan untuk terlibat dalam emotional eating.

Reporter Admin
Editor Rahajeng Pramesi