JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Membeli barang bekas butuh perawatan yang tepat walaupun hanya menjadi pajangan di rumah. Barang bekas biasanya memiliki kekurangan seperti lecet, noda, patah, dan beberapa bagian yang hilang.
Seorang kolektor mainan bekas, Afrah Aisyatul, membagikan beberapa hal yang selalu ia lakukan setelah membeli barang bekas agar barang tersebut terawat dan terlihat lebih baru.
Barang bekas adalah barang yang berpindah dari pemilik dan tempat-tempat yang berbeda. Maka dari itu, menyemprotkan disinfektan adalah hal pertama yang harus dilakukan setelah membeli barang bekas.
“Pokoknya pas sampe rumah, langsung semprot pake disinfektan. Menurut gue itu penting banget, kita gak tau siapa aja yang udah pegang barang itu atau berasal dari mana,” ujar Afrah kepada ayokakarta, Rabu 24 November 2021.
Setelah itu, ia akan menyortir barang yang telah dibeli. Barang tersebut dibagi menjadi dua, barang yang harus ia perbaiki dan tidak. Barang yang tidak diperbaiki bisa langsung di pajang dalam rak koleksinya.
Beberapa barang ia perbarui dengan cara di-repaint, “Gue akan cat lagi warna yang gak rata, pudar, atau ngelotok. Biasanya dibiarin kering semalaman, habis itu dipajang deh. Barangnya lebih terlihat baru kalau di cat ulang.”
Baca Juga: Detik-detik Bentrok Ormas di Karawang, Mobil Brio Jadi Korban
Afrah yang telah mengoleksi barang terutama mainan bekas selama 7 tahun, selalu membersihkan koleksinya sekitar dua bulan sekali.
“Namanya juga barang bekas. Barang yang udah usang, harus sering diperhatikan. Ada aja yang harus dirawat dan dibenerin lagi setiap bulannya,” ucap Afrah.
Salah satu koleksi favoritnya adalah Bratz Head, atau pajangan kepala barbie yang berukuran kurang lebih 15 cm. Menurutnya, merawat mainan barbie yang cukup besar itu sulit, karena ia harus sering merawat rambut barbie tersebut.
“Gue punya 4 pajangan barbie. Nah ada 3 yang cukup besar (pajangan kepala barbie) lumayan susah rawatnya. Gue harus sering nyisir dan merawat rambutnya, kalau enggak disisir, rambutnya bakalan kusut banget dan berdebu juga,” ujar Afrah. (Magang - Sofhie Nissaul Zahra)