Gaya Hidup

Hewan Apa yang Terlihat Pertama Kali? Jawabannya bisa Tentukan Apakah Kamu Dominan Otak Kiri atau Kanan

Oleh: Lilia Sari Selasa 20 Agu 2024, 15:47 WIB
Tes Kepribadian: hewan apa yang terlihat pertama kali, akan ungkap apakah dominan menggunakan otak kiri atau kanan

AYOJAKARTA.COM - Ada orang yang lebih dominan menggunakan otak kiri dan ada yang lebih dominan menggunakan otak kanan.

Kamu termasuk yang mana? Baik otak kiri maupun otak kanan memiliki pemikiran yang berbeda.

Orang yang dominan menggunakan otak kiri cenderung memiliki pemikiran yang logis dan sistematis.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik : Ketika Menyelesaikan Masalah Kamu Dominan Menggunakan Logika atau Intuisi? Buktikan dari Gambar Pertama yang Dilihat

Sedangkan orang dengan otak kanan cenderung memiliki pemikiran yang kreatif dan imajinatif.

Nah, kalau kamu termasuk orang yang dominan menggunakan otak kiri atau otak kanan? Untuk mengetahuinya, kamu bisa mengikuti tes pada artikel ini.

Perhatikan gambar yang ada di atas! Hewan apa yang terlihat pertama kali? Gambar kepala harimau atau monyet?

Baca Juga: Tes Psikologi: Apa yang Dilihat Pertama Kali, Monyet Bergelantungan atau Harimau? Ungkap Kinerja Otakmu yang Paling Dominan!

Kemudian cari tahu apakah kamu dominan otak kiri atau kanan pada pembahasan berikut ini, sebagaimana dilansir ayojakarta dari akun TikTok @neotericmindresources.

1. Kepala harimau

Jika hewan yang pertama kali dilihat adalah kepala harimau, artinya kamu orang yang lebih dominan menggunakan otak kiri.

Kamu orang yang analitikal, fokus, dan tersusun atau sistematis.

Jika dihadapkan dengan masalah yang sulit, kamu akan berpikir secara logis, objektif, dan analitik.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar Pohon atau Wajah Harimau? Cari Tahu Karakter Tersembunyimu yang Paling Dominan

2. Monyet

Jika hewan yang pertama kali dilihat adalah monyet, artinya kamu orang yang lebih dominan menggunakan otak kanan.

Kamu orang yang kreatif dan mempunyai banyak ide inovatif.

Jika dihadapkan dengan situasi yang sulit, kamu akan menyelesaikannya dengan mengandalkan kata hati daripada berpikir secara kritis.***

Reporter Lilia Sari
Editor Kartika Endah Prihatin