AYOJAKARTA.COM - Momen perayaan Hari Kemerdekaan tidak bisa lepas dari keberadaan pasukan pengibar bendera pusaka atau Paskibraka.
Adakah diantara kamu yang bercita-cita jadi Paskibraka pada Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka?
Bagi kamu yang sering melihat Paskibra, pasti ada yang memiliki impian untuk menjadi bagian dari mereka.
Pengalaman seumur hidup sekali dan tentunya suatu kebanggaan bisa bergabung dalam Paskibraka.
Sebenarnya Paskibraka itu ada sejak kapan? Simak sejarahnya yang Ayojakarta.com lansir dari Instagram @kemensetneg.ri, Senin 12 Agustus 2024.
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka lahir bersamaan dengan Proklamasi Kemerdekaan RI.
Tepatnya yang dikumandangkan pertama kali di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta, pada Jumat 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 WIB.
Latief Hendraningrat memimpin dua orang muda mudi untuk mengibarkan bendera kebangsaan merah putih.
Selanjutnya Presiden Soekarno memanggil salah satu ajudannya, Mayor (L) Husein Mutahar.
Sang ajudan diminta untuk mempersiapkan upacara kenegaraan peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1946 di halaman Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Selanjutnya Husein memilih tiga pemuda dan dua pemudi untuk mengibarkan Bendera Pusaka.
Anggota Pasukan Pengibar Bendera pada tahun 1967 hingga 1972 merupakan pelajar SMA utusan dari 26 provinsi di Indonesia.
Dimana setiap provinsi diwakili oleh sepasang pelajar yang selanjutnya dinamakan Pasukan Pengerek Bendera Pusaka.
Pada tahun 1967, formasi pengibaran bendera menjadi tiga kelompok.
- Kelompok 17 sebagai pengiring
- Kelompok 8 sebagai pembawa/inti
- Kelompok 45 sebagai pengawal
Ini merupakan simbol Proklamasi Kemerdekaan RI, pada 17-8-1945.
Di tahun 1973, Idik Sulaeman melontarkan sebuah akronim untuk anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, yakni kata Paskibraka.
Baca Juga: Koalisi Perubahan Semakin 'Goyang', PDIP Siap Temani Anies Baswedan Maju Pilgub DKI Jakarta?
Suku kata 'pas' berasal dari kata pasukan. Paduan ucapan 'kibra' berasal dari Pengibar Bendera.
Sedangkan suku kata 'ka' berasal dari kata Pusaka.
Sejak saat itulah penyebutan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan singkatan akronim Paskibraka.
Paskibraka memiliki sejarah panjang, sepanjang usia Republik Indonesia.
Kegiatan Paskibraka tidak sekedar menaikkan atau menurunkan bendera merah putih.
Tetapi lebih dari itu. Penanaman nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air dan rela berkorban untuk bangsa dan negara.
Baca Juga: Cara Membuat WhatsApp Centang 1 Tanpa Aplikasi Tambahan, Bisa Banget!
Sejak tahun 2024 hingga saat ini, penanggung jawab pembinaan Paskibraka ada di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
Mulai dari seleksi, latihan hingga penugasan di Istana Negara yang bekerjasama dengan Kementerian Sekretariat Negara, TNI, Polri dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Itu dia sejarah panjang dari Paskibraka yang jadi impian sebagian besar pelajar SMA di Indonesia.***
Baca Juga: Cara Menyematkan Pesan di WhatsApp Pribadi maupun Grup