Gaya Hidup

Kamu Mahasiswa Sedang Merantau? Berikut 4 Tips Hidup Hemat untuk Anak Kos

Oleh: Salman Muhammad Ilham Sabtu 10 Agu 2024, 09:45 WIB
Ilustrasi mahasiswa.

AYOJAKARTA.COM — Menjadi anak kos adalah pengalaman yang seru sekaligus penuh tantangan. 

Salah satu tantangan terbesar adalah mengelola keuangan agar cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus meminta tambahan dari orang tua. 

Dengan pengeluaran yang semakin tinggi, terutama di kota besar, penting bagi anak kos untuk menemukan cara-cara hemat yang efektif. 

Dikutip Instagram @utbkplus, berikut beberapa strategi yang dapat membantu anak kos dalam menghemat keuangan.

Baca Juga: 5 Ide Usaha Jajanan Titip Warung Modal Rp 100 Ribu yang Cocok Buat Ibu Rumah Tangga dan Mahasiswa, Siap Coba?

1. Masak Sendiri 

Salah satu cara paling efektif untuk menghemat pengeluaran adalah dengan memasak sendiri. 

Meskipun membeli makanan di luar mungkin terasa praktis, namun biaya yang dikeluarkan bisa jauh lebih besar dibandingkan jika memasak sendiri. 

Dengan memasak sendiri, kamu bisa mengontrol bahan-bahan yang digunakan, memilih yang lebih sehat, dan tentu saja lebih hemat. 

Selain itu, kamu juga bisa memasak dalam porsi besar dan menyimpannya untuk beberapa hari ke depan, sehingga waktu dan energi yang dikeluarkan juga lebih efisien.

Tidak perlu menjadi ahli masak untuk bisa memasak makanan sederhana yang enak dan sehat. 

Mulailah dengan resep-resep sederhana yang bisa ditemukan dengan mudah di internet. 

Dengan berlatih, kamu akan semakin mahir dan bisa mencoba berbagai resep baru. Selain menghemat uang, memasak sendiri juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan.

Baca Juga: Jurusan Kuliah Terbaik yang Paling Banyak Diminati Mahasiswa UPI beserta Peluang Karier

2. Bawa Tumbler 

Kebiasaan membawa tumbler sendiri bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam menghemat pengeluaran sehari-hari. 

Saat kamu berada di kampus atau sedang beraktivitas di luar, godaan untuk membeli minuman di kafe atau warung seringkali muncul. 

Meskipun harganya mungkin tidak terlalu mahal, namun jika dilakukan setiap hari, pengeluaran ini bisa bertambah besar. 

Dengan membawa tumbler, kamu bisa mengisi ulang minuman dari rumah atau di tempat yang menyediakan air minum gratis, seperti di kampus.

Selain hemat, membawa tumbler juga merupakan langkah yang ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. 

Banyak kampus dan tempat umum yang kini menyediakan tempat pengisian ulang air minum, sehingga membawa tumbler menjadi pilihan yang sangat praktis. 

Baca Juga: Prodi dengan Tingkat Keketatan Tinggi di UGM dan Unpad Jalur SNBT: Tantangan Besar bagi Calon Mahasiswa

3. Ikut Seminar 

Mengikuti seminar mungkin tidak terdengar seperti cara untuk menghemat uang, namun sebenarnya ini bisa menjadi strategi yang cerdas. 

Banyak seminar atau workshop yang diselenggarakan oleh kampus atau komunitas yang menawarkan makanan ringan atau makan siang gratis bagi para pesertanya. 

Dengan mengikuti acara-acara seperti ini, kamu tidak hanya mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, tetapi juga bisa menghemat biaya makan.

Lebih dari itu, seminar juga sering kali menawarkan sertifikat yang bisa berguna untuk memperkaya CV dan menambah nilai tambah saat mencari pekerjaan nanti. 

Jadi, selain mendapatkan makanan gratis, kamu juga bisa menambah wawasan dan koneksi yang berguna untuk masa depan.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih, Ini 10 Jurusan Terberat di Undip: Ada yang Tingkat Persaingannya 1 Lawan 221 Calon Mahasiswa

4. Budgeting 

Mengatur keuangan dengan baik adalah kunci utama untuk hidup hemat. Budgeting, atau membuat anggaran bulanan, akan membantu kamu untuk lebih sadar tentang pengeluaran dan pemasukan. 

Mulailah dengan mencatat semua sumber pemasukan, seperti uang saku dari orang tua atau penghasilan dari pekerjaan paruh waktu. 

Kemudian, buat daftar pengeluaran yang meliputi kebutuhan pokok seperti biaya sewa kos, makanan, transportasi, dan kebutuhan lainnya.

Dengan memiliki anggaran yang jelas, kamu bisa melihat area mana yang masih bisa dihemat dan mana yang memang harus diprioritaskan. 

Selalu usahakan untuk menyisihkan sebagian dari uang yang kamu miliki sebagai tabungan darurat. 

Jika ada sisa dari anggaran bulanan, jangan langsung digunakan untuk hal-hal yang tidak perlu, tetapi simpan untuk kebutuhan mendesak di masa depan.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Tedi Rukmana