Gaya Hidup

Jadi Lomba Paling Seru, Begini Filosofi dan Makna Sejarah Perlombaan Panjat Pinang 17 Agustusan Bagi Masyarakat Indonesia

Oleh: Fitri Nurjanah Senin 05 Agu 2024, 16:00 WIB
Lomba Panjat Pinang 17 Agustus

AYOJAKARTA.COM - 17 Agustus hari yang penuh sejarah dan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia.

Sebab, pada tanggal tersebut adalah peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia bagi seluruh masyarakat yang ada di tanah air.

Setiap daerah atau wilayah memiliki cara unik tersendiri untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia, seperti upacara, pawai lampion, hingga perlombaan.

Ada banyak jenis perlombaan yang diadakan di hari kemerdekaan, salah satunya yaitu lomba panjat pinang.

Baca Juga: Selamat! 2.166 Peserta Lulus SKD PKN STAN 2024, Ini Kuota Lolos Prodi D-4 Akuntansi Sektor Publik dan Manajemen Keuangan Negara di 53 Daerah

Lomba panjat pinang sendiri merupakan lomba yang dikerjakan secara berkelompok terdiri dari tiga hingga lima orang atau bisa juga lebih.

Perlombaan ini dilakukan dengan cara memanjat suatu tiang atau bambu yang telah dibaluti oleh cairan pelicin.

Setiap kelompok yang mengikuti perlombaan ini harus memanjat tiang tersebut dan merebutkan barang-barang yang digantung di atasnya.

Namun, dibalik perlombaan panjat pinang terdapat makna dan sejarah yang cukup dalam bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: KPM Sumringah! Akhirnya Bantuan BPNT Rp400 Ribu Alokasi Juli Agustus 2024 Positif Cair di 2 Bank Ini

Filosofi dan Sejarah Lomba Panjat Pinang

Dikutip dari Tiktok @gotzy_e pada Senin, 5 Agustus 2024, inilah filosofi dan sejarah lomba panjat pinang yang sering dilakukan.

Lomba ini sudah ada sejak tahun 1920 pada masa penjajahan bangsa Belanda, panjat pinang awalnya sebagai ajang hiburan bagi bangsa Belanda.

Pada saat ini bangsa Belanda mengadakan lomba panjat pinang sebagai perayaan yang berhadiah menguntungkan.

Setiap orang yang mengikuti perlombaan ini akan mendapatkan hadiah berupa makanan, pakaian, dan lain-lain.

Kala itu banyak masyarakat Indonesia yang mengikuti perlombaan ini untuk mendapatkan hadiah yang disediakan.

Sebab, pada masa itu masyarakat Indonesia sangat kesulitan untuk mendapatkan makanan, dan pakaian.

Perlombaan ini menjadi tontonan yang sangat menarik bagi bangsa Belanda, mereka menertawakan rakyat Indonesia yang saling injak, dan tindih.

Baca Juga: SELAMAT! 2.150 Peserta Lulus SKD Sekolah Kedinasan IPDN 2024, Segini Skor Tertinggi dan Terendah yang Lolos di Tiap Provinsi

Namun, terlepas dari itu lomba panjat pinang juga memiliki makna perjuangan bagi rakyat Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaan.

Dari perlombaan tersebut dapat menunjukkan rakyat Indonesia saling gotong royong, bekerjasama, untuk berada di puncak kemenangan.

Nah, itulah filosofi dan makna sejarah lomba panjat pinang yang sering diadakan di Hari Kemerdekaan 17 Agustus.***

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Desi Kris