AYOJAKARTA.COM - Belum lama ini publik dikejutkan dengan kasus penganiayaan di sebuah tempat penitipan atau daycare.
Ironisnya, pelaku adalah seorang influencer parenting.
Kejadian ini berawal dari viralnya video CCTV yang diunggah melalui akun Instagram @komisi.co yang memperlihakan tindakan penganyiaan.
Saat ini pelaku sudah ditahan pihak berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Bagi yang ingin menitipkan anaknya di daycare, Instagram @mommiesdailydotcom membagikan tips cara memilih daycare yang tepat.
Ayojakarta.com melansirnya, Jumat 2 Agustus 2024.
1. Pastikan Legalitas Operasional
Hal utamanya, daycare harus ada izin operasional. Ini membuat daycare ada tanggung jawab terhadap keamanan.
Selain itu, juga pasti ada monitoring rutin dari instansi terkait guna memastikan daycare berjalan sesuai regulasinya.
2. Lokasi Dekat Rumah atau Kantor
Selain efisien dari waktu, orangtua dapat menjenguk anaknya ketika ada waktu senggang.
3. Pastikan Lingkungan Aman dan Sehat
Baca Juga: Suka Menolong? Ini 6 Jurusan Kuliah untuk Anak Berjiwa Sosial Tinggi
Pilih daycare yang mengutamakan kesehatan anak. Misalnya ada jadwal imunisasi rutin hingga ada memiliki prioritas keselamatan anak dalam kondisi darurat.
Pastikan juga lingkungannya aman dan ada petugas yang menjaga.
4. Guru, Pengasuh Profesional dan Jumlahnya Cukup
Pastikan guru atau pengasuhnya sudah mendapatkan pelatihan khusus yang dapat melatih keterampilan anak dan mendukung tumbuh kembang.
Daycare harus memiliki jumlah pengasuh yang cukup. Misalnya satu pengasuh menjaga 3-4 bayi atau balita.
Ini dimaksudkan agar setiap anak mendapatkan pengawasan baik, sehingga perkembangan sosial dan emosionalnya tetap terjaga.
Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah di ITB yang Lulusannya Bergaji Tinggi, Dijamin Tembus Dua Digit!
5. Utamakan Program Pelajaran dan Pengembangan untuk Anak
Ketika memilih daycare, pastikan sudah tahu program apa yang terdapat di tempat tersebut.
Pilih daycare yang mengutamakan program pembelajaran dan pengembangan sesuai usia anak.
Pastikan juga daycare memiliki banyak kegiatan yang seru dan bermanfaat untuk anak.
Seperti membaca buku, seni lukis atau menggambar, musik, menarik dan yang lain.
6. Ada Buku Penghubung
Buku untuk semacam laporan kegiatan dalam sehari. Misalnya makan jam berapa, menu, hingga jam tidur.***