Gaya Hidup

3 Ciri Orang yang Tidak Bisa Berempati, Salah Satunya Jadi Tukang Mendang-Mending

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Jumat 02 Agu 2024, 14:52 WIB
Ilustrasi tanda orang yang tidak bisa berempati

AYOJAKARTA.COM - Ada tiga ciri seseorang tidak memiliki rasa empati terhadap satu sama lain.

Pernahkan kamu bertemu seseorang atau teman yang ketika ada masalah, bukannya berempati tapi justru menyepelekan? Atau justru jadi ajang adu nasib?

Kalau jawabannya punya, pastikan kamu berhati-hati dengannya.

Menurut Instagram @psikologiindonesia_, ada tiga ciri seseorang tidak bisa berempati terhadap orang lain. Ayojakarta.com melansirnya, Jumat 2 Agustus 2024.

Baca Juga: Ketahui Kepribadian Asli Kamu Berdasarkan Golongan Darah, yang Sering Pakai Logika Ternyata Tipe Ini

1. Egois

Orangnya cenderung egois, maunya menang sendiri.

Selalu memikirkan diri sendiri dan tidak peduli dengan orang lain.

Misalnya :

- Mau dimengerti, tapi tidak mau mengerti balik

- Mau dipedulikan, tapi tidak mau peduli balik

- Mau didengar, tapi tidak mau mendengar balik

2. Suka Menyepelekan Orang

Baca Juga: Ketahui Kepribadian Asli Kamu Berdasarkan Golongan Darah, yang Sering Pakai Logika Ternyata Tipe Ini

Suka itu suka banget menganggap remeh atau menyepelekan masalah orang lain.

Misalnya mengucapkan kalimat :

- Masa gitu saja gak bisa?

- Ya sudah lah gak usah dipikirin!

- Lupain aja, gak usah lebah!

3. Tukang Mendang Mending

Baca Juga: Tes Kepribadian: Posisi Duduk Mana yang Paling Nyaman Menurut Kamu? Jawabannya Bisa Ungkap Karakter Aslimu

Suka banget mengadu nasib dengan orang lain. Intinya orang lain tidak ada apa-apanya dibanding dia.

Karena dia yang paling tahu dan paling tersakiti.

Misalnya mengucapkan kalimat :

- Yaelah, masih mending itu mah!

- Itu mah biasa, aku biasanya lebih parah!

Itu dia 3 ciri seseorang tidak bisa berempati dengan orang lain. Pastikan kamu bukan salah salah satunya, ya!.***

Baca Juga: Anjing atau Kucing? Cari Tahu Apa Kepribadianmu Berdasarkan Bentuk Pertama yang Dilihat

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman