Gaya Hidup

Perbedaan Psikolog dan Psikiater dalam Psikologi, Ternyata Beda Latar Pendidikan serta Kapabilitas

Oleh: Nadya Donna Putri Selasa 30 Jul 2024, 14:42 WIB
Seseorang bisa merasakan bingung apakah ia harus menemui psikolog atau psikiater untuk menceritakan kondisi kesehatan mentalnya.

AYOJAKARTA.COM -- Kesehatan mental seseorang terkadang dalam kondisi tidak baik-baik saja.

Seseorang bisa merasakan bingung apakah ia harus menemui psikolog atau psikiater untuk menceritakan kondisi kesehatan mentalnya.

Berikut adalah perbedaan psikolog dan psikiater dalam psikologi dikutip dari YouTube Zamia Safira pada Selasa, 30 Juli 2024:

Baca Juga: Gampang dan Ampuh Banget! Secara Psikologi Ada 8 Sikap Bikin Bahagia dan Panjang Umur, Auto Hidup Sejahtera!

1. Perbedaan Latar Belakang Pendidikan

Psikolog dan psikiater memiliki perbedaan latar belakang pendidikan. Kalau psikolog itu sarjana psikologi (S1 Psikologi) yang kemudian melanjutkan pendidikan S2 Magister Profesi atau Pendidikan Profesi Psikolog Klinis.

Sedangkan untuk psikiater tidak berasal dari S1 Psikologi. Psikiater dari S1 Pendidikan Dokter dan mengambil spesialis itu Pendidikan Spesialis Ilmu Kedokteran Jiwa.

2. Perbedaan Kapabilitas

Psikolog klinis menggunakan metode penyembuhan yang berbeda dari psikiater. Psikolog klinis menggunakan terapi.

Baca Juga: Ssst... Menurut Psikologi 4 Tanda Ini Menunjukan Seseorang Diam-diam Suka dan Memendam Perasaan, Pernah Rasakan?

Adapun terapi yang diberikan itu psikoterapi dan juga konseling. Fokus pada terapi sambil berbicara dan diskusi.

Selain itu, psikolog klinis berfokus untuk meningkatkan kemampuan hidup kliennya. Berbeda dengan psikiater.

Psikiater bisa memberikan terapi dan juga meresepkan obat sehingga penanganan medis.

Baca Juga: Tes Psikologi: Apakah Kamu Si Tukang Bohong yang Jago? Tes Ini Menjelaskannya!

Apabila kesehatan mental sudah berpengaruh ke kondisi fisik, maka bisa menghubungi psikiater.

Itulah perbedaan psikolog dan psikiater dalam psikologi. Semoga bermanfaat!***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil