Gaya Hidup

Tes Psikologi: Apakah Kamu Si Tukang Bohong yang Jago? Tes Ini Menjelaskannya!

Oleh: Muhammad Imansyah Senin 29 Jul 2024, 20:13 WIB
Benarkah tukang bohong yang jago, buktikan dalam tes berikut

AYOJAKARTA.COM - Ingin tahu apakah seseorang dalam hidup kamu adalah tukang bohong yang jago?

Dikutip dari situs Today.com, kamu bisa mengetahuinya dalam waktu kurang dari 5 detik.

Tes Cepat

Sebuah video oleh Richard Wiseman, seorang profesor di Universitas Hertfordshire di Inggris, menyarankan sebuah tes sederhana untuk menentukan apakah seseorang adalah pembohong yang baik.

Baca Juga: Waspada! Ketahui 7 Sikap Ini Bikin Kamu Dicap Pembohong, Diragukan dan Tak Bisa Dipercaya

Tesnya mudah: minta orang tersebut untuk menggunakan jari telunjuk dominan mereka untuk menggambar "Q" di dahi mereka.

Menafsirkan Hasil

- Ekor ke Kiri: Jika ekor Q berayun ke kiri, membuat Q dapat dibaca oleh seseorang yang berhadapan dengannya, itu menunjukkan orang tersebut berfokus pada orang lain (ekstrovert) dan kemungkinan pandai berbohong.

- Ekor ke Kanan: Jika ekor menukik ke kanan, membuat Q dapat dibaca oleh mereka sendiri, itu menunjukkan orang tersebut lebih berfokus pada diri sendiri dan pembohong yang buruk.

Tes ini, yang muncul kembali baru-baru ini setelah dirilis pertama kali pada Januari 2014, telah ditonton lebih dari 4,6 juta kali. Namun, apakah tes ini benar?

Baca Juga: Bisa Membuat Jiwa Seseorang Kosong, Ini 5 Strategi Bijaksana Menghadapi Seorang yang Senang Berdusta atau Bohong

Sains di Balik Tes

"Kebohongan tidak mudah dideteksi," kata Frank Farley, seorang profesor psikologi di Temple University. "Menangkap pembohong dengan teknik dalam video tidaklah tepat."

Meskipun ada tantangan dalam mendeteksi kebohongan, beberapa penelitian mendukung gagasan bahwa cara seseorang menggambar huruf di dahinya dapat memprediksi persepsi dirinya.

Adam Galinsky, Profesor Bisnis Vikram S. Pandit di Columbia Business School, dan rekan-rekannya mengeksplorasi teknik ini pada tahun 2008.

Mereka meneliti bagaimana orang memandang diri mereka sendiri saat merasa kuat atau tidak berdaya.

Dalam satu eksperimen, Galinsky meminta peserta untuk mengingat saat mereka merasa kuat atau tidak berdaya dan kemudian melakukan tugas, termasuk menggambar "E" di dahi mereka.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang merasa berkuasa cenderung menggambar E sehingga menghadap ke belakang, yang menunjukkan fokus pada diri sendiri.

Sebaliknya, mereka yang merasa kurang berkuasa menggambar E dengan benar untuk penonton luar.

Baca Juga: 2 Cara Mengetahui Apakah Seseorang Ngomong Jujur atau Bohong

Keterbatasan Tes

Meskipun menarik, Farley memperingatkan agar tidak terlalu bergantung pada tes ini. Fokus seseorang dapat berubah dari hari ke hari, yang mempengaruhi hasil tes.

“Tidak ada cara ‘pasti’ untuk mengetahui apakah seseorang berfokus pada orang lain atau berfokus pada diri sendiri, tetapi prosedur Galinsky mungkin dapat sedikit membantu,” kata Farley.

Kebutuhan Manusia untuk Memahami

Meskipun tes ini tidak menawarkan cara pasti untuk menemukan pembohong yang baik, tes ini memanfaatkan keingintahuan alami kita.

Farley menjelaskan, “Kita ingin mengenal diri kita sendiri. Kita mencari psikologi karena keinginan kita untuk memahami diri sendiri dan orang lain, untuk menjadi sukses, dan untuk memberi makna pada hidup.”

Baca Juga: Ilmu Psikologi: 10 Cara Mengetahui Orang Sedang Bohong dengan Mudah, Bukan Hanya Menghindari Kontak Mata

Kesimpulan

Meskipun tes 5 detik yang diusulkan oleh Richard Wiseman menarik dan didukung oleh beberapa penelitian, tes tersebut harus ditanggapi dengan hati-hati.

Perilaku manusia dan persepsi diri itu rumit dan tidak dapat diukur secara akurat dengan satu tes saja.

Memahami diri sendiri dan orang lain memerlukan eksplorasi yang lebih mendalam, bukan sekadar trik sederhana.

Tapi kalau hanya untuk hiburan semata, kamu boleh coba uji teman-temanmu dengan tes sederhana ini.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Kartika Endah Prihatin