Gaya Hidup

Edukasi Psikologi: 11 Tanda Kelelahan Mental dan Cara Mengatasinya

Oleh: Muhammad Imansyah Sabtu 27 Jul 2024, 06:48 WIB
Ilustrasi. Salah satu dari tanda kelelahan mental

AYOJAKARTA.COM - Kelelahan mental mirip dengan kelelahan fisik, tetapi mempengaruhi pikiran, bukan otot.

Tanda kelelahan ini sering terjadi saat kamu terlibat dalam tugas-tugas yang menantang secara mental untuk waktu yang lama.

Dikutip dari situs WebMD, stres dan kewaspadaan yang konstan juga dapat menyebabkan kelelahan mental, yang umumnya terlihat dalam pekerjaan, pengasuhan, dan peran-peran yang menuntut lainnya.

Baca Juga: 7 Cara untuk Mengatasi Lelah Mental, Ternyata Salah Satunya dengan Tidur yang Cukup

Tanda-tanda Kelelahan Mental

1. Kamu Gampang Marah atau Tidak Sabar

Kelelahan mental dapat mempengaruhi suasana hati secara signifikan. Kamu mungkin mendapati dirimu menjadi pemarah, jengkel, dan lebih sering membentak orang lain.

Mengendalikan emosi menjadi tantangan saat pikiranmu lelah.

2. Kamu Tidak Dapat Menyelesaikan Pekerjaan

Produktivitas secara alami berfluktuasi, tetapi kelelahan mental membuat konsentrasi menjadi sangat sulit.

Kelelahan mental menguras motivasimu, yang menyebabkan seringnya gangguan dan tenggat waktu yang terlewat. Bahkan tugas-tugas kecil pun dapat terasa sangat membebani.

3. Kamu Melamun

Melamun dapat bermanifestasi sebagai pikiran yang mengembara atau kantuk.

Baca Juga: Fakta Psikologi: 7 Tanda Kamu Mengalami Lelah Mental, Salah Satunya Ternyata Susah Tidur

Hal ini membuat kamu sulit untuk fokus dan merespons dengan cepat, yang dapat berbahaya dalam situasi tertentu, seperti mengemudi.

Kelelahan mental sering dikaitkan dengan kecelakaan di jalan raya, baik mobil maupun sepeda motor.

4. Kamu Tidak Tidur dengan Baik

Kamu mungkin berharap dapat tidur dengan mudah saat otak lelah, tetapi itu tidak selalu benar.

Orang-orang dengan pekerjaan dengan "beban kerja kognitif" yang tinggi sering melaporkan insomnia.

Kurang tidur memperburuk kelelahan mental, jadi carilah saran medis jika kamu kesulitan tidur atau merasa sangat lelah di siang hari.

Baca Juga: Mengalami Lelah Mental karena Sering Melakukan Kebiasaan Ini, Apa Saja? Yuk Cari Tahu Informasinya

5. Kamu Melakukan Hal-hal yang Tidak Sehat

Kelelahan mental dapat menyebabkan peningkatan penggunaan tembakau, alkohol, atau narkoba, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan penggunaan zat adiktif.

Kecanduan mengubah area otak yang mengelola stres dan pengendalian impuls, memperburuk perilaku ini.

6. Kamu Depresi

Kelelahan mental dapat menguras energi, membuatmu merasa lambat atau mati rasa.

Hal ini mempengaruhi kemampuanmu untuk menyelesaikan pekerjaan atau aktivitas sehari-hari.

Jika kamu mengalami perasaan rendah diri atau putus asa yang terus-menerus selama lebih dari dua minggu, konsultasikan dengan psikolog atau psikiater, karena hal itu dapat mengindikasikan depresi berat.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Inilah 6 Tanda Kamu Lelah Mental dan Emosi Salah Satunya Sering Merasa Cemas

7. Kamu Banyak Khawatir

Kelelahan mental mengaktifkan sistem saraf simpatik, yang memicu mode "lawan atau lari".

Hal ini dapat menyebabkan kecemasan dan kepanikan yang terus-menerus, yang sering kali disertai dengan gejala depresi.

8. Olahraga Terasa Lebih Sulit

Kelelahan mental mempengaruhi toleransi aktivitas fisik. Kamu mungkin merasa mengerahkan lebih banyak tenaga dari biasanya, sehingga olahraga terasa lebih menantang.

9. Kebiasaan Makanmu Berubah

Kelelahan mental mempengaruhi nafsu makan dalam berbagai cara.

Kamu mungkin lebih banyak mengemil tanpa memperhatikan, menginginkan makanan manis, asin, atau berlemak.

Atau, kamu mungkin kehilangan nafsu makan sama sekali.

Baca Juga: Catat! 3 Cara Mengatasi Lelah Mental, Ubah Mindsetmu Demi Masa Depan yang Sukses

10. Kamu Membuat Lebih Banyak Kesalahan

Meskipun kesempurnaan tidak dapat dicapai, kelelahan mental mengurangi kemampuan untuk menemukan dan memperbaiki kesalahan.

Hal ini dapat menjadi masalah dalam pekerjaan yang melibatkan mesin, mengemudi, atau terbang.

11. Kamu Merasa Lebih Sakit

Kelelahan mental mempengaruhi setiap orang secara berbeda, tetapi kamu mungkin mengalami sakit kepala, nyeri otot, nyeri punggung, atau masalah perut.

Kondisi kronis seperti fibromyalgia juga dapat menyebabkan peningkatan rasa sakit.

Cara Mengatasinya

Beristirahatlah

Beristirahatlah sejenak selama mengerjakan tugas mental yang panjang dapat mengurangi kelelahan.

Meskipun tidak ada waktu istirahat yang cocok untuk semua orang, beberapa menit setiap 1-2 jam dapat membantu. Teknik Pomodoro adalah metode yang populer:

- Atur timer selama 25 menit.

- Fokus pada satu tugas.

- Beristirahatlah selama 5 menit saat timer berbunyi.

- Setelah empat blok 25 menit, beristirahatlah selama 15-30 menit.

- Ulangi hingga tugas kamu selesai atau hari kerja kamu berakhir.

Baca Juga: ​Tes Psikologi: Apakah Kamu Mengalami Tanda Kelelahan Mental yang Maksimal? Cek secara Jujur dengan Menjawab Pertanyaan Sederhana Ini

Tetap Aktif

Olahraga dapat meningkatkan tingkat energi selama istirahat. Cobalah lompat tali, peregangan, atau jalan cepat selama 10-15 menit agar tetap segar.

Temukan Cara untuk Bersantai

Meskipun kelelahan mental tidak dapat dihindari, kamu dapat mengaktifkan respons relaksasi tubuhmu.

Tidak ada salahnya untuk melakukan pijat relaksasi, meditasi, yoga, atau menonton film lucu.

Carilah dukungan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental bila diperlukan.

Dengan mengenali tanda kelelahan mental ini dan menerapkan strategi untuk cara mengatasinyal, kamu dapat menjaga kesehatan mental yang lebih baik.

Edukasi psikologi ini meningkatkan kesejahteraan kamu secara keseluruhan.***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Kartika Endah Prihatin