Gaya Hidup

4 Kegiatan Ini Bisa Meningkatkan IQ Kamu, Salah Satunya Menjadi Kidal Dalam Sehari

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Minggu 21 Jul 2024, 17:17 WIB
4 kegiatan yang bisa meingkatkan IQ

AYOJAKARTA.COM - Ada 4 kegiatan sederhana yang dapat meningkatkan IQ atau kecerdasan seseorang.

Sebelumnya, harus dipahami terlebih dahulu istilah Neuroplasticity.

Jadi salah satu indikator kecerdasan adalah Neuroplasticity, seberapa elastis otak seseorang.

Seberapa baik neuron di otak seseorang terhubung satu sama lain.

Dan menurut akun Tik Tok @pejuangnyenyak ada 4 kegiatan yang dapat men-trigger Neuroplasticity tersebut.

Baca Juga: 5 Kampus Teknik Kimia Terbaik di Indonesia, Lulusannya Punya Pekerjaan yang Bagus dengan Karier Cemerlang!

1. Jadi kidal dalam sehari

Sebagian besar orang memiliki kebiasaan melakukan hal apapun dengan tangan kanan.

Mulai dari memakai jam tangan, menyikat gigi, sisir rambut dan yang lain.

Coba dalam sehari ubah kebiasan tersebut menggunakan tangan kiri atau kidal.

Tentu saja kecuali makan atau bersalaman tetap harus menggunakan tangan kanan.

2. Main Game

Pilih game yang genrenya belum pernah kamu coba sebelumnya. Kenapa game?

Baca Juga: Incaran BUMN! 3 Jurusan Teknik Paling Ramai Peminat di UI, UGM, ITB, dan UNS: Ada yang Capai 3.848 Pendaftar

Karena pada dasarnya game itu akan melatih otak untuk beradaptasi ke sesuatu yang baru.

Otomatis Neuronnya juga akan terhubung untuk menyesuaikan dengan kegiatan tersebut.

3. Travelling

Jika berangkat dan pulang sekolah, kuliah atau kerja melewati rute yang sama terus.

Lama-lama sambungan neuron di otak juga tidak bekerja maksimal.

Jika traveling makan otak akan diadaptasi untuk ke hal baru, rutinitas baru dan orang-orang baru.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Vina Cirebon! Kesaksian Palsu Kahfi Anak Pak RT Terungkap, Ternyata Teman Dekat dari 6 Terpidana

Jadi, ubah rute saat pulang sekolah, kuliah atau kerja. Kalau biasanya masuk gang pertama, coba masuk gang ke kedua, ketiga atau yang lain.

4. Belajar Bahasa Baru

Karena bahasa itu memiliki logika yang berbeda-beda

Contohnya Bahasa Indonesia, ada istilah Anda, Kamu, Elo yang berarti sama namun digunakan di momen berbeda.

Berbeda dengan Bahasa Inggris, 'You' yang berarti kamu. Baik untuk berbicara dengan anak kecil maupun orang tua.

Itu adalah logika komunikasi yang berbeda dan itu bisa membuka otak ke perspektif yang berbeda juga.***

Baca Juga: Kisah Nahdiyah, Anak Petani Penerima KIP Kuliah Jadi Wisudawan Terbaik di UPN 'Veteran' Yogyakarta

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Imanudin Abdurohman