AYOJAKARTA.COM - Mythomania merupakan salah satu jenis gangguan pada individu yang ditandai dengan kecenderungan untuk selalu berbohong.
Berbeda dengan kebanyakan individu normal yang berbohong karena suatu alasan, seseorang dengan gangguan Mythomania melakukannya tanpa sungkan karena ketagihan.
Selain untuk mendapat pujian, rasa takut karena menghindari hukuman, penderita gangguan Mythomania bisa melakukan kebohongannya sepanjang waktu.
Karena dampak buruknya yang sangat besar terhadap orang-orang terdekat di sekitar, penderita gangguan Mythomania perlu mendapat penanganan Ahli.
Sebagai bahan untuk melakukan introspeksi diri, berikut ini adalah lima tanda seseorang yang memiliki sindrom Mythomania.
Dikutip dari kanal YouTube Mahasiswa Teladan, Senin (15/7/2024), tanda pertama individu yang mengalami sindrom Mythomania adalah cenderung berbohong dalam berbagai situasi dan kondisi.
Meski tidak memiliki tekanan atau dalam kondisi terdesak, seorang penderita Mythomania akan cenderung berbohong karena menjadi bawaan di alam bawah sadar.
Tanda kedua individu yang mengalami gejala Mythomania adalah tidak memiliki motif yang kuat dan jelas untuk berbohong.
Karena telah menjadi bagian dari hidup sehari-hari, seorang penderita Mythomania justru akan bingung jika tidak berbohong.
Berbeda dengan orang normal yang berbohong karena motif tertentu, penderita Mythomania merupakan jenis pembohong patologis.
Tanda ketiga dari seseorang dengan gangguan Mythomania adalah adanya kemampuan untuk menggabungkan antara fakta dan khayalan.
Meski memiliki unsur fakta dalam pemaparan kisahnya, penderita Mythomania cenderung lebih senang membungkusnya dengan lebih banyak kebohongan.
Untuk mendapatkan lebih banyak perhatian, pujian atau impresi menyenangkan dari orang lain, penderita Mythomania tidak segan menambahkan dengan bumbu drama.
Kemampuan dalam meramu banyak kebohongan dengan tambahan sedikit fakta, menjadikan seorang Mythomania dikenal sebagai Penghasut yang handal.
Tanda keempat dari individu dengan gangguan Mythomania adalah adanya kecenderungan menikmati perilaku berbohong.
Tanggapan baik dan positif dari orang lain atas cerita, pernyataan dan perilaku berbohong yang tidak diketahui orang, menjadi candu tersendiri bagi penderita Mythomania.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Hitung Angka '2' yang Ada pada Kumpulan Huruf 'z', Seberapa Fokus dan Jeli Dirimu?
Respon baik dan positif dari orang lain yang menjadi korban kebohongan inilah yang membuat penderita Mythomania semakin sulit untuk berperilaku jujur.
Saat menghadapi kenyataan bahwa dirinya sudah melakukan kebohongan oleh orang lain, penderita Mythomania akan menyikapinya dengan membuat lebih banyak kebohongan.
Tanda kelima dari seseorang dengan gangguan Mythomania adalah mempercayai kebohongan pribadinya sebagai satu-satunya realitas kebenaran.
Kebohongan yang terus ditutupi dengan kebohongan lain dan menjadi bagian kepribadian, akan membuat penderita Mythomania sulit membedakan realitas di hidupnya. ***