Gaya Hidup

Mengapa Sekolah Tetap Harus Mengajarkan Tulisan Tangan di Era Digital, Ini Jawaban Psikolog

Oleh: Muhammad Imansyah Rabu 19 Jun 2024, 15:25 WIB
Ilustrasi menulis tangan

AYOJAKARTA.COM - Di era digital saat ini, pentingnya pengajaran tulisan tangan di sekolah seringkali dipertanyakan.

Dengan maraknya keyboard dan perangkat digital, beberapa orang bertanya-tanya apakah tulisan tangan tradisional masih memiliki nilai.

Namun, dikutip dari Psychology Today, studi pencitraan otak mengungkapkan manfaat kognitif yang signifikan dari tulisan tangan bagi anak-anak dan orang dewasa.

Manfaat Utama Tulisan Tangan

Baca Juga: Cara Mudah Atasi Memori HP Android yang Cepat Penuh, Dijamin Penyimpanan Jadi Lega

1. Keuntungan Perkembangan Dini

Bagi anak kecil, belajar menulis dengan tangan sangatlah penting.

Proses menggenggam pensil, mengatur posisi kertas, dan membentuk huruf dengan tangan membantu mengembangkan sirkuit saraf penting yang menjadi dasar untuk membaca dan mengeja.

Keterampilan ini sering kali diabaikan ketika anak-anak hanya menggunakan keyboard.

2. Manfaat Kognitif Lintas Usia

Tulisan tangan tidak hanya bermanfaat bagi anak prasekolah tetapi juga terus mendukung perkembangan kognitif sepanjang sekolah dasar, menengah, dan menengah atas.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang berlatih menulis tangan cenderung memiliki keterampilan mengeja dan komposisi yang lebih baik.

3. Peningkatan Berpikir dan Pembelajaran

Baca Juga: Top 5 Jurusan Teknik Incaran Perusahaan Bidang Migas, Peluang Besar Gaji Fantastis Tiap Bulan, Tertarik Daftar Prodi yang Mana?

Menulis dengan tangan melibatkan sistem otak yang berbeda dibandingkan mengetik.

Kompleksitas ini membantu meningkatkan memori dan pemahaman.

Misalnya, saat membuat catatan, tulisan tangan memaksa individu untuk memproses informasi dan merangkum poin-poin penting, sehingga membantu retensi dan pemahaman.

4. Memperlambat Pemrosesan Informasi

Bagi orang dewasa, tulisan tangan dapat memperlambat proses berpikir, memungkinkan refleksi lebih dalam dan retensi informasi lebih baik.

Baca Juga: CPNS 2024 Dibuka Juli, Ini 12 Jurusan Kurang Populer tapi Incaran Formasi CASN Instansi Pusat dan Daerah, Peluang Lolos Besar!

Hal ini berbeda dengan mengetik, yang fokusnya sering kali pada menyalin kata demi kata daripada benar-benar memahami materi.

Memasukkan tulisan tangan dan keyboard ke dalam kurikulum pendidikan sangatlah penting.

Pendekatan ini tidak hanya mendukung pengembangan literasi tetapi juga meningkatkan keterampilan kognitif yang penting baik dalam konteks akademik maupun sehari-hari.

Dengan mengajarkan anak-anak agar mahir menulis tangan dan mengetik, kita mempersiapkan mereka menjadi komunikator yang serba bisa dan efektif di dunia digital.***

Baca Juga: Ingin Kuliah di UNS Lewat Jalur Mandiri? Jalur Reguler Masih Terbuka Loh

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman