Gaya Hidup

Mengenal Dissociative Identity Disorder atau Gangguan Kepribadian Ganda, Bisa Berubah dari Rajin Ibadah menjadi Emosian

Oleh: Nadya Donna Putri Rabu 19 Jun 2024, 15:30 WIB
Ilustrasi. Seseorang dengan kepribadian ganda atau Dissociative Identity Disorder ini bisa berubah kepribadiannya bahkan menjadi 180 derajat.

AYOJAKARTA.COM -- Pernahkah kamu melihat ada seseorang yang sangat rajin ibadah tapi di lain waktu bisa menjadi emosian?

Seseorang tersebut bisa saja memiliki gangguan kepribadian ganda atau yang disebut Dissociative Identity Disorder.

Apakah Dissociative Identity Disorder atau Gangguan Kepribadian Ganda itu? Berikut penjelasannya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Gerald Vincent pada Rabu, 19 Juni 2024:

Baca Juga: Tes Kepribadian: Kucing atau Anjing yang Kamu Lihat Lebih Dulu, dan Apa Maknanya Terhadap Kepribadianmu?

Kepribadian ganda memang ternyata ada istilah medisnya yaitu Dissociative Identity Disorder.

Seseorang dengan kepribadian ganda atau Dissociative Identity Disorder ini bisa berubah kepribadiannya bahkan menjadi 180 derajat.

Misalnya ada seseorang yang rajin ibadah, pendiam, dan penurut. Namun, dia bisa berubah kepribadiannya.

Seseorang itu berubah kepribadiannya menjadi tiba-tiba galak, pemarah, bahkan suka memukul.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Bentuk Dahi Kamu Seperti Apa? Yang Kamu Miliki Bisa Ungkap Karakter Terkuat dalam Diri

Kepribadian ganda ini berbeda dengan kesurupan. Gangguan kepribadian ganda disebabkan adanya hal-hal yang berkaitan dengan psikologis di masa lalu.

Hal-hal yang berkaitan dengan psikologis di masa lalu itu seperti trauma yang sangat parah, contohnya di masa kecil pernah disiksa.

Bahkan bisa juga trauma tersebut misalnya akibat di masa remaja atau dewasa sering dilecehkan.

Trauma ini bisa mengakibatkan gangguan kepribadian ganda yang ternyata sampai sekarang belum ada obatnya.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Muka Orang atau Tempat Lilin Mana Gambar yang Pertama Kali Kamu Lihat? Yuk Coba Tentukan Sekarang

Apabila alter ego seseorang itu mengambil alih, maka seseorang itu bisa kehilangan ingatan atau amnesia apa yang telah terjadi sebelumnya.

Apabila kamu yang membaca artikel ini menemukan hal seperti ini, maka bisa hubungi psikiater terdekat, ya!

Itulah artikel tentang Dissociative Identity Disorder atau Gangguan Kepribadian Ganda. Semoga bermanfaat!***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil