Gaya Hidup

Memulai Usaha Setelah Resign: 7 Hal Penting yang Harus Dipertimbangkan agar Tidak Menyesal

Oleh: Sarwendah Senin 17 Jun 2024, 14:55 WIB
Ilustrasi. Memulai Usaha Setelah Resign

AYOJAKARTA.COM - Memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan dan memulai usaha adalah sebuah langkah yang membutuhkan pertimbangan yang cermat.

Keputusan ini tidak hanya melibatkan perubahan karir, tetapi juga dapat mempengaruhi kehidupan finansial.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mempertimbangkan berbagai aspek dengan matang sebelum mengambil langkah ini.

Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Kisah Bijaksana, Senin (17/6/2024), berikut tujuh hal yang harus dipertimbangkan sebelum resign dan memulai berbisnis:

Baca Juga: Masuk Ranking Top 100 Nasional, Ini 10 SMP Terbaik di Jawa Barat Berdasarkan Nilai Ujian Nasional

1. Mulailah usaha dengan modal kecil untuk mengurangi risiko. Hindari langsung memulai dengan hal besar yang berpotensi gagal jika belum berpengalaman.

2. Penghasilan usaha sampingan

Pastikan penghasilan dari usaha sampingan kamu sudah cukup untuk menutup kebutuhan pokok keluarga. Stabilitas penghasilan ini penting untuk menghadapi transisi awal setelah resign.

3. Tabungan darurat

Miliki tabungan darurat yang cukup untuk menutupi kebutuhan minimal selama 6 bulan.

Tabungan ini akan menjadi jaring pengaman jika usaha Anda belum menghasilkan keuntungan yang stabil.

Baca Juga: Catat! Skor Lolos SKD PKN STAN, IPDN, Polstat STIS, dan 5 Sekolah Kedinasan 2024 Beserta Nilai Kumulatif Tertinggi

4. Kemampuan mengelola usaha

Pelajari cara mengelola usaha dengan baik, termasuk pemasaran, manajemen waktu, dan strategi penjualan.

Pengetahuan dan kesiapan ini akan membantu mengurangi risiko kegagalan dan tidak menyesal ketika memutuskan untuk resign.

5. Keteguhan Tekad

Memulai usaha memerlukan tekad yang kuat dan kemampuan untuk bertahan menghadapi berbagai rintangan.

Pastikan kamu sudah siap untuk menghadapi tantangan seperti persaingan dan fluktuasi penjualan.

6. Stabilitas usaha sampingan

Usaha sampingan kamu harus sudah menunjukkan stabilitas setidaknya selama 3-6 bulan terakhir. Ini menunjukkan bahwa usaha kamu memiliki potensi berkelanjutan dan bisa menjadi sumber penghasilan utama.

Baca Juga: Jurusan Kuliah Termahal di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Tahun Akademik 2024/2025, UKT Tertinggi Capai Rp30 Juta dan IPI Rp250 Juta!

7. Memahami risiko

Pelajari dan pahami risiko yang terkait dengan usaha, termasuk pasar, persaingan, dan potensi kendala.

Dengan pemahaman yang baik, kamu bisa menyusun strategi untuk meminimalisir kerugian dan memaksimalkan keuntungan.

Mempertimbangkan tujuh hal ini akan membantu kamu membuat keputusan yang lebih bijak dan terukur sebelum memutuskan untuk resign dan memulai usaha.***

TAGS:
Reporter Sarwendah
Editor Desi Kris