Gaya Hidup

Begini Cara Melepaskan Diri dari Ketergantungan Obat Psikiatri Menurut Psikiater

Oleh: Muhammad Imansyah Sabtu 15 Jun 2024, 10:04 WIB
Cara melepaskan ketergantungan obat

AYOJAKARTA.COM - Banyak pasien psikiater yang bertanya mengapa mereka perlu minum obat terus menerus dan mengapa kondisinya semakin memburuk jika berhenti.

Menurut dokter Andri di akun TikToknya @psikosimatikandri, beberapa pasien dengan gangguan kejiwaan memang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan terus menerus.

Hal ini terutama berlaku untuk kondisi seperti skizofrenia, gangguan bipolar, atau depresi berat dengan gejala psikotik.

Pasien-pasien ini sering disarankan untuk minum obat dalam jangka waktu lama karena kimia otak mereka tidak seimbang.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Melatih Ketelitian dan Konsentrasi dengan Mencari 4 Huruf W di Antara Huruf M, Berapa Durasi yang Kamu Butuhkan?

Mengobati gangguan kejiwaan tidak jauh berbeda dengan mengobati kondisi medis lainnya.

Meskipun beberapa kondisi kejiwaan dapat membaik tanpa pengobatan, biasanya hal ini memerlukan upaya tambahan untuk menstabilkan diri.

Misalnya, gangguan kecemasan atau insomnia, terutama pada orang berusia 20-an, seringkali dapat diatasi tanpa pengobatan jangka panjang.

Baca Juga: Kenali Stress Language Kamu, Mulai dari The Denier sampai The Numb-Er

Kondisi ini sering kali dikaitkan dengan faktor gaya hidup seperti begadang atau menghadapi stres dan depresi saat ini.

Jika kecemasan dan depresi dapat ditangani dengan lebih baik, pengobatan mungkin tidak diperlukan dalam jangka panjang.

Namun, banyak pasien tidak mengikuti rencana pengobatannya dengan benar, atau kondisinya menjadi lebih kompleks, sehingga sulit untuk menghentikan pengobatan.

Saat mencoba menghentikan pengobatan, pasien mungkin tidak siap karena otaknya belum menyesuaikan diri atau situasinya masih tidak stabil.

Baca Juga: Mengapa yang Berlawanan Itu Menarik, Dinamika Hubungan Si Cuek dan Si Posesif Menurut Psikologi

Oleh karena itu, pengobatan terus menerus di bawah pengawasan dokter menjamin kualitas hidup yang lebih baik.

Tidak perlu khawatir mengonsumsi obat asalkan dalam pengawasan dokter.

Banyak orang dapat menjalani kehidupan yang aktif dan memuaskan saat menjalani pengobatan.

Jangan biarkan rasa takut akan pengobatan menurunkan kualitas hidupmu.***

Baca Juga: UI Jadi Universitas Favorit Seleksi UTBK SNBT 2024, Berikut 5 Prodi yang Banyak Diincar Beserta Biaya UKT Terbaru

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman