Gaya Hidup

Waduh! Gen Ternyata Bisa Pengaruhi Kesuksesan Anak di Masa Depan? Simak Penjelasannya Berikut

Oleh: Muhammad Imansyah Jumat 14 Jun 2024, 13:52 WIB
Gen pengaruhi kesuksesan anak di masa depan

AYOJAKARTA.COM - Ingat dengan petuah bibit, bebet, bobot dalam mencari pasangan?

Ternyata petuah tersebut bukan hanya isapan jempol, pasalnya berdasarkan penelitian genetika terbaru, gen berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang di masa depan!

Dikutip dari Psychology Today, keberhasilan pendidikan seorang anak dipengaruhi oleh gen yang diwarisi dari orang tuanya.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam American Journal of Human Genetics, yang didanai oleh Nuffield Foundation mengungkapkan bahwa gen yang diwarisi langsung dari orang tua memainkan peran penting dalam prestasi pendidikan seorang anak.

Baca Juga: Formasi CPNS 2024 di Kemenkumham untuk Lulusan SMA Lengkap Syarat Pelamar, Siap-Siap Dibuka Akhir Juni!

Namun, hal ini juga menekankan bahwa gen yang tidak diturunkan, namun mempengaruhi tingkat pendidikan orang tua dan lingkungan yang mereka sediakan, juga penting.

Anak-anak dibentuk oleh alam (gen yang diwariskan) dan pengasuhan (lingkungan tempat mereka tumbuh), dan kedua faktor ini saling terkait erat.

Orang tua mewariskan setengah dari gen mereka kepada anak-anak mereka, namun gen yang tersisa masih mempengaruhi sifat-sifat orang tua, seperti minat pendidikan mereka, yang dapat menciptakan lingkungan pengasuhan bagi anak-anak mereka.

Baca Juga: Diisukan Terlibat Pembunuhan Vina, Anak Mantan Bupati Cirebon Akhirnya Buka Suara

Fenomena yang disebut dengan pengasuhan genetik ini menjelaskan bagaimana gen orang tua secara tidak langsung dapat mempengaruhi karakteristik anak.

Penelitian ini menganalisis 12 penelitian di beberapa negara, menggunakan penilaian poligenik untuk menguji dampak jutaan varian genetik terhadap pencapaian pendidikan hampir 40.000 pasangan orang tua-anak.

Temuan ini menunjukkan bahwa pengasuhan genetik memiliki sekitar setengah dampak terhadap keberhasilan pendidikan dibandingkan dengan warisan genetik langsung.

Pengasuhan genetik menjelaskan setidaknya 1,28 persen variasi hasil pendidikan, sementara pengaruh genetik langsung menyumbang setidaknya 2,89 persen.

Baca Juga: 8 PTN dengan Jumlah Program Studi Terbanyak, Yang Pertama Bukan UI dan UGM

Meskipun angka-angka ini mungkin terlalu rendah karena keterbatasan skor poligenik, pengaruh genetik langsung masih sekitar dua kali lebih besar pengaruhnya dibandingkan pengaruh pengasuhan genetik.

Studi ini menemukan bahwa baik ibu maupun ayah memberikan kontribusi yang sama terhadap pengasuhan genetik, menyoroti pentingnya kedua orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.

Penelitian ini menggarisbawahi kompleksitas hubungan antara gen dan lingkungan, menunjukkan bahwa meskipun genetika berperan, lingkungan juga sama pentingnya bagi keberhasilan pendidikan.

Penelitian ini menunjukkan bahwa status sosial ekonomi dan pendidikan orang tua merupakan faktor kunci dalam pencapaian dan prestasi pendidikan.***

Baca Juga: PTN dengan Jurusan Terbanyak, Ada yang Sampai 100 Lebih!

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman