Gaya Hidup

Tips Psikologi: Punya Atasan yang Toxic? Begini Cara Mengatasinya!

Oleh: Muhammad Imansyah Senin 10 Jun 2024, 16:54 WIB
Illustrasi Bos Toxic

AYOJAKARTA.COM - Di tempat kerja, acap terjadi perselisihan antara atasan dengan bawahan.

Tak jarang, ada atasan yang toxic yang ‘dibenci’ oleh hampir semua bawahannya, kecuali mereka yang bermental penjilat.

Nah, bagaimana cara mengatasi atasan yang toxic tersebut? Akun TikTok @lifeandworkbutbetter mengunggah peretasan psikologis untuk menangani bos beracun di kantormu. 

Baca Juga: Update terbaru! 1.608 Pendaftar Sekolah Kedinasan 2024 Terancam Tidak Lolos, Catat Ternyata Ini Penyebabnya

Jadi, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengidentifikasi bos beracun seperti apa atasanmu tersebut. 

Apakah mereka bos yang tidak berfungsi? Misalnya atasanmu seorang yang mungkin bermaksud baik, tetapi dia sama sekali tidak kompeten.

Atasan seperti ini tidak seperti orang jahat. Mereka cuma sangat murung, suasana hatinya berubah-ubah. Dan jelas, mereka bukanlah pemimpin yang hebat.

Tapi ada juga atasan yang gelap. Inilah tipe atasan yang dengan ‘tulus’ ingin menyakiti dan menciptakan konflik. 

Baca Juga: Kepribadian MBTI INTJ Bisa Terserap Energinya karena 6 Hal Ini, Apa Saja?

Atasan seperti inilah yang benar-benar harus kamu waspadai.

Jadi sekali lagi, atasan yang disfungsional belum tentu berarti orang jahat, mungkin hanya tidak kompeten sama sekali. 

Tapi atasan yang gelap adalah yang suka mengadu domba satu sama lain, memfavoritkan anak buah tertentu, dan bermaksud menyakiti. Justru inilah yang menjadi sangat menarik.

Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang membalas atasan mereka dengan cara yang pasif-agresif, sebenarnya tidak menderita masalah kesehatan mental atau ketidakpuasan kerja.

Baca Juga: Pendaftaran PPDB Online 2024 DKI Jakarta SMP dan SMA/SMK Resmi Dibuka tapi Gagal Login Akun? Ini Solusinya

Tindakan pasif-agresif yang dimaksud adalah tidak melakukan apa pun, berpura-pura tidak mendengar, dan mereka bermalas-malasan. 

Menariknya, orang-orang seperti ini cenderung tidak merasakan tekanan psikologis atau mengalami ketidakpuasan terhadap pekerjaan mereka.

Jadi, mencuekkan atasan yang toxic adalah cara terbaik untuk mengatasi mereka loh.

 

***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Maria Wulan