Gaya Hidup

Tes Psikologi: Sejauh Mana Kamu Bisa Memaafkan Dirimu Sendiri, Cek di Sini!

Oleh: Muhammad Imansyah Minggu 09 Jun 2024, 09:17 WIB
Illustrasi Tes Ilusi Optik

AYOJAKARTA.COM - Apakah kamu sudah mampu memaafkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu?

Tes gambar ilusi yang diunggah oleh akun TikTok @psychologylove100 akan membaca kemampuanmu dalam memaafkan diri sendiri.

Jika kamu melihat gunung dan air, itu berarti kamu telah belajar memaafkan diri sendiri selama bertahun-tahun. 

Tentu, kamu punya sedikit penyesalan. kamu merasa bersalah atas beberapa hal yang telah kamu lakukan.

Baca Juga: Top SMA Terbaik di Jakarta Pusat, Ada yang Masuk 10 Besar Nasional

Tapi hari ini, kamu merasa damai. 

Ini karena kamu telah melakukan banyak pekerjaan pada diri kamu sendiri. 

Kamu sadar betul akan semua kekurangan kamu, semua perilaku tidak pantas yang dulu kamu lakukan.

Di matamu, kamu bukan lagi orang yang sama yang melakukan semua perilaku buruk tersebut. 

Sebaliknya, kamu telah berubah jika kamu melihat bentuk wajah yang terbentuk dari deburan ombak di pantai.

Baca Juga: Sekolah Swasta Dominasi Daftar 10 SMA Terbaik di Kota Bogor, Ada yang Masuk 100 Besar Nasional

Wajah dalam tes visual ini mewakili rasa bersalah yang masih kamu rasakan hingga saat ini. 

Ada saat ketika kamu mengucapkan kata-kata yang menyakitkan kepada seseorang yang sangat kamu sayangi sedemikian rupa sehingga kamu memutuskan hubungan dengannya. 

Situasi yang terus kamu sesali hingga hari ini karena kamu tahu segalanya bisa saja berubah.

Baca Juga: H-4 Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024 Ditutup, 73.148 Pelamar PKN STAN dan 8 Sekdin Lain: Ini Kampus dengan Keketatan Terendah

Rasa bersalahmu bahkan menghalangi kamu untuk mendekati orang tersebut untuk meminta maaf. 

Kamu yakin dia akan menolak dan tidak menginginkanmu lagi dalam hidupnya. 

Memaafkan diri sendiri bukan berarti melupakan apa yang telah kamu lakukan atau meremehkannya, tetapi mencoba melepaskan belenggu emosi atas sesuatu yang buruk yang pernah kamu lakukan.

***

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Maria Wulan