AYOJAKARTA.COM - Biaya hidup adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas hidup seseorang.
Di Indonesia, biaya hidup dapat sangat bervariasi dari satu kota ke kota lain. Bagi banyak orang, mencari kota dengan biaya hidup yang terjangkau adalah prioritas, terutama di tengah kenaikan harga-harga kebutuhan pokok dan perubahan ekonomi yang dinamis.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi biaya hidup di suatu kota. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
Harga Properti dan Sewa: Harga properti dan biaya sewa merupakan komponen terbesar dalam anggaran rumah tangga.
Kota dengan harga tanah dan bangunan yang rendah cenderung menawarkan biaya hidup yang lebih murah.
Ini bisa disebabkan oleh ketersediaan lahan yang masih luas, permintaan yang rendah, atau kebijakan pemerintah setempat yang mendukung pembangunan perumahan yang terjangkau.
Harga Kebutuhan Pokok: Harga makanan, minuman, dan kebutuhan sehari-hari sangat berpengaruh terhadap biaya hidup.
Kota-kota yang dekat dengan sumber produksi pangan, seperti daerah pertanian atau pesisir, biasanya memiliki harga kebutuhan pokok yang lebih rendah karena biaya distribusi yang lebih murah.
Transportasi: Biaya transportasi juga mempengaruhi biaya hidup. Kota-kota dengan sistem transportasi umum yang baik dan terjangkau atau kota yang memungkinkan mobilitas menggunakan kendaraan pribadi dengan biaya rendah cenderung lebih murah untuk ditinggali.
Baca Juga: 540.391 Dipastikan Gagal Lolos SNBT 2024, Segini Rata-rata Skor UTBK SNBT di Top 10 PTN di Indonesia
Tarif Listrik, Air, dan Bahan Bakar: Tarif utilitas seperti listrik, air, dan bahan bakar dapat berbeda-beda di setiap daerah.
Daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah atau subsidi dari pemerintah dapat menawarkan tarif utilitas yang lebih rendah.
Upah dan Gaji: Tingkat upah dan gaji di suatu kota juga mempengaruhi biaya hidup. Kota dengan upah minimum yang lebih rendah biasanya memiliki biaya hidup yang lebih rendah karena harga barang dan jasa menyesuaikan dengan daya beli masyarakat setempat.
Fasilitas dan Infrastruktur: Ketersediaan fasilitas umum seperti pasar tradisional, pusat kesehatan, dan pendidikan dengan biaya terjangkau juga berpengaruh.
Kota yang memiliki infrastruktur yang baik dan fasilitas umum yang murah akan lebih menarik bagi penduduk dengan anggaran terbatas.
Lalu apa saja kota di Indonesia dengan biaya hidup termurah? Berikut informasinya dikutip dari Instagram @theking.education, Selasa (4/6/2024).
1. Solo
Kota yang berada di provinsi Jawa Tengah ini termasuk dalam daftar kota dengan biaya hidup murah di Indonesia. Rata-rata mahasiswa di Solo menghabiskan biaya tempat tinggal sekitar Rp3-8 juta per tahun, dan biaya makan sekitar Rp400.000-800.000 per bulan.
Kampus di Solo:
- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
- Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta
- Universitas Sebelas Maret (UNS)
Baca Juga: 5 Tanda Psikologi Adanya Ikatan Batin yang Kuat, Jika Kamu dan Dia Saling Mencintai Satu Sama Lain
2. Yogyakarta
Dikenal sebagai kota pendidikan, Yogyakarta menjadi pilihan mahasiswa dari berbagai daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi, baik di universitas negeri maupun swasta. Biaya hidup mahasiswa di Yogyakarta sekitar Rp700.000-Rp1,8 juta per bulan.
Kampus di Yogyakarta:
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- UIN Kalijaga
- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
- Universitas Islam Indonesia (UII)
- Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan lainnya
3. Purwokerto
Terletak di Jawa Tengah, Purwokerto juga menjadi pilihan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Biaya hidup rata-rata mahasiswa di Purwokerto berkisar antara Rp500.000-Rp800.000 per bulan, dan biaya tempat tinggal sekitar Rp3,5 juta-Rp9 juta per tahun.
Kampus di Purwokerto:
- Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)
- Universitas Muhammadiyah Purwokerto
- Institut Teknologi Telkom Purwokerto
Baca Juga: Keren! 10 SMA Terbaik di DKI Jakarta Ini Semuanya Masuk 100 Besar Nasional, Ada Sekolah Swasta?
4. Malang
Kota Malang menjadi tujuan mahasiswa dari berbagai daerah untuk menempuh pendidikan. Biaya hidup tahunan mahasiswa di Malang sekitar Rp700.000-Rp1,5 juta per bulan, dan biaya tempat tinggal berkisar Rp5 juta-Rp12 juta per tahun.
Kampus di Malang:
- Universitas Brawijaya (UB)
- Universitas Negeri Malang (UM)
- UIN Maulana Malik Ibrahim
- Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
5. Semarang
Semarang menjadi pilihan mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan biaya hidup yang relatif terjangkau. Biaya tempat tinggal di Semarang berkisar antara Rp350.000-600.000 per bulan, tergantung fasilitasnya, dan biaya makan sekitar Rp900.000 per bulan, yang bisa lebih irit tergantung cara pengaturannya.
Kampus di Semarang:
- Universitas Diponegoro (UNDIP)
- UIN Wali Songo
- Universitas Negeri Semarang (UNNES)***