Gaya Hidup

Ciri Orang Berbohong saat Berbicara Menurut Psikologi, Adakah Tanda Ini di Lawan Bicara Kamu?

Oleh: Nuriyah Nofasari Rabu 29 Mei 2024, 17:15 WIB
Ilustrasi berbohong saat berbicara.

AYOJAKARTA.COM — Berbohong adalah hal yang mungkin pernah dilakukan oleh hampir setiap orang. Namun, bagaimana bisa mengetahui jika seseorang sedang berbohong saat berbicara?

Menurut psikologi, ada beberapa ciri yang dapat dikenali ketika seseorang tidak berkata jujur.

Dikutip dari YouTube TEDY WONG Msi, Rabu, 29 Mei 2024, berikut ini adalah 10 tanda orang yang sedang berbohong saat berbicara.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tau! 5 Cara Mengatasi Anak Cengeng Tanpa Sebab Menurut Psikologi, Jangan Emosi Cukup Lakukan Ini...

1. Saat Berbicara Tidak Terlihat Yakin

Pembohong sering menunjukkan seolah-olah dia tidak yakin saat bercerita. Mereka mungkin terlihat ragu atau gelisah karena sedang mengarang cerita atau khawatir apakah lawan bicara mereka akan mempercayai apa yang dikatakan.

Namun, beberapa pembohong mungkin sangat terampil dalam menyembunyikan kebohongan mereka dan bisa menampilkan rasa percaya diri palsu. Oleh karena itu, kamu juga harus waspada terhadap pembohong yang terampil.

2. Bahasa Tubuh yang Tidak Biasa

Gerakan dan bahasa tubuh dapat memberikan petunjuk apakah seseorang sedang berbohong. Orang yang berbohong cenderung menunjukkan gerakan tubuh yang mencerminkan ketegangan atau rasa tidak nyaman.

Seperti membungkuk, menunduk, atau mengadopsi postur defensif. Ini adalah cara tidak sadar mereka untuk melindungi diri dari kebohongan yang mereka katakan.

3. Kalimatnya Tidak Konsisten

Tidak konsisten dalam cerita atau jawaban adalah ciri khas orang yang berbohong. Mereka mungkin memberikan versi cerita yang berbeda ketika ditanya kembali tentang hal yang sama.

Misalnya, detail kecil seperti lokasi, waktu, atau karakter yang terlibat dalam cerita bisa berubah. Jika seseorang sering kali berubah dalam hal-hal ini, itu bisa menjadi petunjuk bahwa mereka tidak jujur.

4. Bibir Kering saat Berbicara

Saat berbohong, respons saraf otonom meningkat dan menyebabkan peningkatan keringat serta kesulitan mengatur cairan tubuh.

Akibatnya, orang tersebut bisa mengalami dehidrasi yang ditandai dengan bibir kering, kebiasaan menggigit atau menjilat bibir, serta sering menelan ludah. Dehidrasi ini disebabkan oleh saraf otonom yang terpicu saat berbohong.

5. Gerak-Gerik Mata yang Tidak Seperti Biasa

Perubahan dalam kontak mata adalah hal penting yang perlu diamati. Orang yang berbohong sering tidak berani menatap mata secara langsung. Mereka mungkin mengalihkan pandangan atau bermain-main dengan tatapan.

Perubahan kecepatan berkedip pada mata juga bisa menjadi tanda-tanda kebohongan, dengan beberapa orang berkedip lebih cepat atau lebih lambat dari biasanya.

6. Berbicara dengan Nada Tinggi

Jika seseorang berbicara dengan nada yang lebih tinggi dari biasanya, ini bisa menjadi tanda kebohongan.

Penelitian menunjukkan bahwa suara manusia memiliki pola khas saat berbicara jujur, dan otak manusia memiliki mekanisme bawaan untuk mendeteksi perubahan suara yang mengindikasikan kebohongan.

7. Ketika Ditanya Orang yang Berbohong Cenderung Tidak Tenang

Jika kamu meragukan apa yang disampaikan oleh lawan bicara, kamu bisa mencoba menguji kejujuran mereka dengan menanyakan ulang pernyataan mereka dan memperhatikan responnya.

Orang yang berbohong cenderung merespon dengan tidak tenang atau memberikan sejumlah alasan. Mereka juga mungkin tersinggung jika ucapan mereka diragukan.

8. Mengubah Topik Pembicaraan

Orang yang berbohong sering berusaha mengubah topik pembicaraan. Mereka cenderung mengisi percakapan dengan detail dan tidak jelas dan mengurangi fokus pada topik yang sebenarnya untuk menghindari kebenaran. Ini sering disebabkan oleh rasa takut ketahuan yang terjadi pada seseorang yang berbohong.

9. Tubuh Menjadi Berkeringat

Kemudahan berkeringat adalah ciri khas orang yang berbohong, bahkan dalam kondisi suhu ruangan yang normal. Sistem saraf otonom sering kali mengungkapkan kebohongan dengan peningkatan keringat, terutama di daerah wajah seperti dahi, atas bibir, sekitar mulut, dan dagu. Keringat ini muncul karena tekanan stres dan kecemasan yang mengiringi kebohongan.

10. Gunakan Perasaan Kamu

Selain memperhatikan ciri-ciri fisik, penting juga untuk mempercayai intuisi kamu. Manusia memiliki naluri dan intuisi yang bisa menjadi acuan mereka.

Jangan hanya bergantung pada tanda-tanda fisik yang mencurigakan seperti tatapan mata ataupun kegelisahan. Perhatikan intuisi kamu untuk membantu mendeteksi kebohongan dengan lebih akurat.

Baca Juga: ​Kamu Memakai Jam Tangan di Tangan Kiri atau Kanan? Inilah Maknanya Secara Psikologi

Demikianlah pembahasan tentang ciri-ciri orang yang sedang berbohong saat berbicara menurut psikologi.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Tedi Rukmana