AYOJAKARTA.COM -- Marah merupakan salah satu jenis emosi yang seringkali dianggap negatif oleh banyak orang.
Faktanya, emosi merupakan hal netral dan yang menjadikannya baik serta buruk hanya bagaimana cara mengekspresikannya.
Kemarahan yang terlalu lama dipendam, ditekan dan ditahan justru bisa menyakiti diri sendiri bahkan orang lain.
Ketika sulit mengendalikan kemarahan yang sedang dirasakan, maka kamu membutuhkan beberapa tips psikologi.
Tips psikologi ini bisa sangat membantu mengendalikan kemarahan agar tidak meledak-ledak dan menyakiti diri sendiri maupun orang lain.
Lantas, apa saja tips psikologi yang dibutuhkan untuk mengendalikan kemarahan agar tidak meledak-ledak?
Dikutip ayojakarta.com dari Instagram @psikologid pada Minggu (26/5/2024), berikut tipsnya.
Baca Juga: Tes IQ Ilusi Optik: Bisakah Kamu Temukan Angka 5 Tersembunyi di Antara Huruf 'S' dalam 10 Detik?
1. Memahami perasaan diri sendiri
Tips psikologi pertama yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kemarahan agar tidak meledak-ledak yaitu memahami perasaan diri sendiri.
Mungkin hal ini terdengar sepele, namun banyak orang yang masih belum bisa mengenali apa yang sedang dirasakan.
Maka dari itu, kamu perlu memperhatikan perasaanmu setiap harinya, kemudian ucapkan apa yang sedang dirasakan.
Baca Juga: Tes Psikologi: Temukan Sisi Buruk dari Dalam Dirimu Melalui Tes Kepribadian Ini, Sombong Atau Tamak?
2. Mencari akar permasalahan
Tips psikologi kedua yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kemarahan agar tidak meledak-ledak yaitu mencari akar permasalahan.
Hal ini karena setiap perilaku dan emosi pasti memiliki alasan serta pemicu tersendiri.
Agar bisa menemukan jalan keluar, maka perlu mencari akar permasalahannya terlebih dahulu.
Cobalah menuliskan emosi serta pemikiran yang mengganggu agar lebih rasional dan jelas.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar yang Pertama Muncul Akan Deskripsikan Kamu Orang Baik, Antusias atau Rentan?
3. Mengevaluasi kemarahan
Tips psikologi selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kemarahan yaitu mengevaluasi kemarahan.
Setelah menuliskan pemikiran dan emosimu, cobalah menantang pikiranmu sendiri.
Caranya yaitu dengan mengadakan berbagai pertanyaan yang bisa membuatmu merenung.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Memiliki Konsentrasi Tinggi? Coba Temukan Chip Putih pada Gambar Ini
4. Mengambil jarak atas emosi dan pikiran
Salah satu tips psikologi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kemarahan yaitu dengan mengambil jarak atas emosi dan pikiran.
Pikiran dan emosi merupakan tamu yang kadang bisa singgah dan perlu disambut dan dengarkan mereka dengan baik.
Percayalah bahwa emosi atau pikiran yang negatif atau apapun itu, semuanya pasti akan berlalu dan sifatnya hanya sementara.
Namun, ketika tidak bisa mengenalnya maka hal tersebut akan menetap lebih lama lagi.
Itulah empat tips psikologi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan kemarahan agar tidak meledak-ledak, semoga bermanfaat.***