Gaya Hidup

9 Juta Lebih Gen Z Jadi Pengangguran, Sebagian Besar dari Mereka Baru Lulus SLTA, Apa Penyebabnya? Simak Penjelasan Berikut

Oleh: Sucipto Sabtu 25 Mei 2024, 17:07 WIB
Ilustrasi gen Z

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini, BPS (Badan Pusat Statistik) mengungkapkan bahwa 9 juta lebih Gen Z menganggur.

Gen Z yang menganggur ini disebut sebagai tanpa kegiatan atau NEET (not in employment, education, and training).

Data dari BPS mengungkapkan bahwa sebanyak 5,2 juta Gen Z di perkotaan yang menganggur, dan 4,6 juta lainnya di pedesaan.

Fakta bahwa banyaknya Gen Z yang menjadi pengangguran tentu saja menjadi ancaman serius bagi perekonomian negara.

Untuk diketahui, Gen Z atau Generasi Z, merupakan mereka yang lahir pada tahun 1997 hingga 2012.

Dikutip ayojakarta.com dari kanal Youtube Metrotv, sebanyak 9,9 juta dari anak muda berusia 15-24 berada dalam situasi NEET.

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Pendengar yang Baik, Apakah Kamu Termasuk Salah Satunya?

Sementara itu, BPS menyebutkan bahwa mereka yang berada dalam situasi NEET artinya tidak sedang bekerja, atau meneruskan pendidikan, atau tidak sedang dalam pelatihan.

Hal ini, menurut BPS, tentu saja harus menjadi perhatian utama pemerintah.

Berdasarkan data BPS, Gen Z yang masuk kategori NEET, 5,7 juta diantaranya adalah perempuan dan 4,17 juta lainnya adalah laki-laki.

Total Gen Z yang masuk kategori NEET ini mencapai 22 persen dari keseluruhan angkatan kerja segala usia.

Dari golongan umur, terdapat 3,4 juta yang termasuk NEET berusia antara 15 sampai 19 tahun.

Sedangkan yang berusia 20 hingga 24 tahun mencapai 6,4 juta jiwa.

Baca Juga: Banyak Siswa Pintar! Berikut 10 SMA Swasta Terbaik di Jakarta Berdasarkan Nilai UTBK, SMAS Labschool Peringkat 1?

Situasi telah menunjukkan betapa kompleks dan rumitnya masalah ketenagakerjaan di dalam negeri.

Saat ini, menurut data BPS, sektor yang banyak menyerap lapangan pekerjaan seperti manufaktur, perdagangan, dan pertanian justru melambat.

Sedangkan pada sektor jasa, terjadi peningkatan pertumbuhan.

Menurut menteri tenaga kerja, Ida Fauziah, banyaknya dari Gen Z yang menganggur ini karena ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan lapangan pekerjaan.

Bagaimanapun penjelasan rasional dari jumlah pengangguran yang tinggi, situasi ini akan menjadi masalah besar jika diabaikan oleh pihak-pihak yang terkait.

Gen Z, pada tahun Indonesia emas 2045, adalah kelompok yang akan menjadi tulang punggung negara.***

Baca Juga: 8 Jurusan Kuliah Langka yang Ada di Indonesia, Ada Prodi Incaran Kamu di Sini?

Reporter Sucipto
Editor Imanudin Abdurohman