AYOJAKARTA.COM - Mengetahui strategi paling efektif tentang cara belajar dapat membantu memaksimalkan upaya saat mencoba memperoleh ide, konsep, dan keterampilan baru.
Jika kamu seperti kebanyakan orang, penting untuk memaksimalkan nilai pendidikan dari waktu yang kamu miliki.
Namun, kecepatan belajar bukanlah satu-satunya faktor penting.
Penting juga untuk dapat mengingat secara akurat informasi yang kamu pelajari, mengingatnya di lain waktu, dan menggunakannya secara efektif dalam berbagai situasi.
Bagaimana kamu bisa mengajar diri sendiri untuk belajar? Saat kamu mempelajari subjek baru, terapkan beberapa taktik yang dilansir dari Verywell Mind berikut:
Baca Juga: Tidak Selalu Menyebalkan, 13 Kelebihan Pria Cuek yang Bikin Menarik Dijadikan Pacar
1. Tingkatkan Daya Ingatmu
Ada sejumlah strategi berbeda yang dapat meningkatkan daya ingat.
Kiat-kiat dasar seperti meningkatkan fokus, menghindari sesi yang padat, dan mengatur waktu belajar adalah awal yang baik, tetapi ada lebih banyak pelajaran dari psikologi yang dapat meningkatkan efisiensi belajar kamu secara signifikan.
Jika kamu bertanya-tanya bagaimana cara belajar lebih baik dengan meningkatkan daya ingat, strategi berikut dapat membantu:
- Melakukan latihan fisik secara teratur, yang dikaitkan dengan peningkatan memori dan kesehatan
- Menghabiskan waktu bersosialisasi dengan orang lain
- Tidur yang cukup
Baca Juga: Jangan Terjebak! Cek 11 Tanda Psikologis Kamu hanya Dianggap sebagai Pelampiasan dalam Hubungan
- Menghilangkan gangguan sehingga kamu dapat fokus pada apa yang kamu pelajari
- Mengorganisasikan informasi yang dipelajari agar lebih mudah diingat
- Menggunakan latihan elaboratif saat belajar; ketika kamu mempelajari sesuatu yang baru, luangkan beberapa saat untuk menjelaskannya kepada diri sendiri dengan kata-katamu sendiri
- Menggunakan alat bantu visual seperti foto, grafik, dan bagan
- Membaca informasi yang kamu pelajari dengan lantang
Misalnya, kamu dapat menggunakan teknik pembelajaran umum seperti menyisihkan waktu tenang untuk belajar, berlatih, dan membaca informasi dengan suara keras.
Baca Juga: Sudah Tahu? Ada 14 Program Studi Baru di Universitas Padjadjaran, Jurusan Apa Saja?
Kamu dapat menggabungkannya dengan strategi yang dapat meningkatkan daya ingat, seperti berolahraga dan bersosialisasi.
2. Terus Pelajari Hal Baru
Salah satu cara pasti untuk menjadi pembelajar yang lebih efektif adalah dengan terus belajar.
Penelitian telah menemukan bahwa otak mampu menghasilkan sel-sel otak baru, suatu proses yang dikenal sebagai neurogenesis.
Namun, banyak dari sel-sel ini pada akhirnya akan mati kecuali seseorang melakukan upaya pembelajaran tertentu.
Dengan mempelajari hal-hal baru, sel-sel ini tetap hidup dan dimasukkan ke dalam sirkuit otak.
Jika kamu ingin mempelajari bahasa baru, misalnya, penting untuk terus berlatih bahasa tersebut untuk mempertahankan pencapaian yang telah kamu capai.
Baca Juga: 10 Program Studi Vokasi Terketat Berdasarkan SNBP 2024, Adakah Jurusanmu di Sini?
Fenomena "gunakan-atau-hilang" ini melibatkan proses otak yang dikenal sebagai "pemangkasan".
Dalam pemangkasan, jalur tertentu di otak dipertahankan sementara jalur lainnya dihilangkan.
Jika kamu ingin informasi baru yang baru kamu pelajari tetap bertahan, teruslah berlatih..
3. Belajar dengan Berbagai Cara
Strategi “cara belajar” yang baik lainnya adalah berfokus pada pembelajaran dengan lebih dari satu cara.
Misalnya, daripada hanya mendengarkan podcast yang melibatkan pembelajaran auditori, carilah cara untuk melatih informasi baik secara verbal maupun visual.
Ini mungkin melibatkan mendeskripsikan apa yang kamu pelajari kepada teman, membuat catatan, atau menggambar peta pikiran.
Dengan belajar lebih dari satu cara, kamu semakin memperkuat pengetahuan dalam pikiranmu.
Misalnya, jika kamu mencoba mempelajari bahasa baru, cobalah berbagai teknik pembelajaran seperti mendengarkan contoh bahasa, membaca bahasa tertulis, berlatih dengan teman, dan menulis catatan kamu sendiri.
Salah satu tip bermanfaat adalah mencoba menulis catatan kamu di atas kertas daripada mengetik di laptop, tablet, atau komputer.
Penelitian telah menemukan bahwa catatan tangan dapat membantu memasukkan informasi ke dalam memori dengan lebih efektif dibandingkan pencatatan digital.***