Gaya Hidup

4 Sisi Gelap Manusia Menurut Psikologi, Salah Satunya Mudah Berkhianat?

Oleh: Salman Muhammad Ilham Selasa 14 Mei 2024, 18:06 WIB
Ilustrasi Sisi Gelap Manusia

AYOJAKARTA.COM – Manusia adalah makhluk kompleks dengan berbagai sisi, baik positif maupun negatif.

Di balik kebaikan dan kemuliaan yang sering terlihat, terdapat pula sisi gelap yang tersembunyi dalam diri setiap individu.

Psikologi sebagai ilmu yang mempelajari perilaku dan mental manusia, membantu kita memahami sisi gelap ini dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi tindakan dan interaksi dengan orang lain.

Baca Juga: Lakukan 3 Cara Ini untuk Belajar Melepaskan Maaf, Demi Hati yang Lebih Damai

Mempelajari sisi gelap manusia bukan berarti melabelinya sebagai sesuatu yang jahat atau buruk.

Melainkan untuk memahami kompleksitas diri sendiri dan orang lain serta bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi hubungan dan perilaku.

Berikut empat sisi gelap manusia yang dipelajari dalam psikologi dikutip ayojakarta.com dari TikTok @a.bookstore, Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Sifat Baik dan Buruk Kepribadian Seseorang Berdasarkan Golongan Darah: Tipe A si Paling Jujur Tapi Keras Kepala, Kalau Kamu?

1. Manusia akan merendahkan seseorang yang sedang membutuhkannya

Psikologi sosial menunjukkan bahwa manusia memiliki kecenderungan merendahkan atau menghina orang lain yang sedang dalam keadaan lemah atau membutuhkan bantuan.

Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti:

Penegasan diri

Dengan merendahkan orang lain, individu dapat meningkatkan rasa percaya diri dan nilai diri sendiri.

Ketakutan

Rasa takut akan kegagalan atau ketidakmampuan diri sendiri dapat mendorong individu menyerang orang lain yang dianggap lebih lemah.

Baca Juga: Fakta Psikologi: Hindari 6 Kebiasaan Ini Jika Tidak Ingin Dibenci Orang Lain, Salah Satunya Sering Memotong Pembicaraan!

2. Seseorang yang sering dipuji akan menjadi insecure saat pujian itu jarang didapatkan

Penelitian menunjukkan bahwa individu yang terbiasa menerima pujian dapat menjadi insecure dan cemas ketika pujian tersebut berkurang atau tak lagi sering didapatkan.

Hal ini dapat disebabkan oleh:

Ketergantungan pada validasi eksternal

Individu yang terbiasa mencari validasi dari orang lain melalui pujian mungkin kehilangan rasa percaya diri ketika validasi tersebut tak lagi tersedia.

Ketakutan akan kegagalan

Individu takut bahwa mereka tak lagi cukup baik atau tak pantas mendapatkan pujian, sehingga merasa cemas ketika pujian berkurang.

Perubahan persepsi diri

Individu mungkin mulai meragukan kemampuan dan nilai diri sendiri ketika tak lagi menerima pujian yang sama seperti sebelumnya.

Baca Juga: 5 Fakta Golongan Darah A Dilihat dari Sisi Kesehatan, Salah Satunya Mudah Punya Penyakit Jantung!

3. Jika terjadi perselisihan seseorang akan membuat cerita untuk membenarkan diri

Ketika terjadi perselisihan atau konflik, manusia memiliki kecenderungan untuk membuat cerita atau memanipulasi informasi untuk membenarkan diri sendiri dan menyalahkan orang lain.

Hal ini dapat disebabkan oleh:

Motivasi untuk melindungi citra diri

Individu ingin dilihat sebagai orang yang baik dan tak bersalah sehingga berusaha menjustifikasi tindakan dan menghindari tanggung jawab.

Ketidakmampuan menerima kritikan

Individu kesulitan menerima kritikan dan merasa terancam ketika disalahkan sehingga berusaha membela diri dengan cara apapun.

Ketidakmampuan memahami sudut pandang orang lain

Individu tak mampu memahami atau berempati dengan sudut pandang orang lain sehingga hanya fokus pada pandangan mereka sendiri.

Baca Juga: Cek! Sisi Positif dari Golongan Darah A, B, O dan AB, Siapa Si Paling Kreatif?

4. Saat dalam keadaan terdesak manusia akan rela mengkhianati seseorang demi menjaga nama dan keselamatan diri

Dalam situasi terdesak atau terancam, manusia memiliki potensi mengkhianati orang lain demi menjaga nama dan keselamatan diri sendiri.

Hal ini dapat disebabkan oleh:

Naluri bertahan hidup

Dalam situasi berbahaya, naluri bertahan hidup dapat mendorong individu untuk melakukan tindakan apapun yang dianggap perlu untuk melindungi diri sendiri, bahkan jika hal itu merugikan orang lain.

Baca Juga: Ungkap Sisi Menarik Dalam Dirimu Dari Gambar Apa yang Pertama Terlihat

Ketakutan akan konsekuensi

Individu takut akan konsekuensi jika mereka tak mengkhianati orang lain, seperti kehilangan nyawa atau dihukum.

Kurangnya empati

Dalam beberapa kasus, individu mungkin tak memiliki empati cukup untuk memahami konsekuensi negatif dari tindakan mereka terhadap orang lain.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Fathul Amanah