AYOJAKARTA.COM – Apakah kamu pernah mendengar fakta psikologi tentang orang yang pelupa?
Lupa adalah kondisi di mana seseoarang tidak mampu untuk mengingat informasi atau pengalaman yang telah dipelajari sebelumnya.
Hal tersebut wajar dialami oleh semua orang baik laki-laki maupun perempuan dari segala usia.
Ada banyak penyebab mengapa seseorang bisa menjadi pelupa mulai dari masalah pekerjaan, kelelahan, hingga terlalu asyik melakukan hal lain.
Banyak orang menganggap lupa merupakan salah satu sifat lemah seseorang.
Padahal, ada penelitian yang menunjukkan bahwa lupa bukanlah sifat yang lemah.
Penasaran seperti apa fakta psikologi yang menarik tentang orang pelupa?
Untuk mengetahuinya simak fakta psikologi orang yang pelupa yang dikutip dari akun TikTok @fakta.psikologi3, Selasa, 14 Mei 2024.
Baca Juga: 7 Karakter Anak Perempuan Pertama di Keluarga, Salah Satunya Ternyata Perfeksionis
1. Pikun dan lupa berbeda
Banyak orang yang mengira bahwa pelupa sama dengan pikun. Padahal kedua hak tersebut berbeda.
Lupa terjadi karena penurunan daya ingat. Sementara pikun merupakan penurunan fungsi fisiologis otak dan perilaku.
Baca Juga: 6 Cara untuk Melepaskan Stres Bagi Perempuan, Salah Satunya Karaoke, Lainnya Apa?
2. Pelupa pertanda otak sehat
Orang yang sering lupa menandakan bahwa otak mereka sehat dan normal. Otak sedang membuang hal-hal yang tidak penting dan memberi ruang untuk informasi baru yang berguna serta dibutuhkan.
Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah yang Mahasiswanya Kebanyakan Perempuan
3. Pelupa pertanda cerdas
Pelupa menandakan kecerdasan tinggi. Orang pelupa bukan karena daya ingatnya menurun, tapi karena kinerja otak yang baik sehingga mampu memilah informasi mana yang penting dan tidak penting.
4. Orang yang gampang lupa
Banyak orang tidak mau mengambil pusing tentang siapa orang yang mudah lupa. Meski begitu, laki-laki lebih mudah lupa daripada perempuan.
Demikian informasi mengenai fakta psikologi orang yang pelupa.***