Gaya Hidup

7 Fakta Psikologi Orang yang Sering Tidak Bisa Tidur, Ternyata Muncul Perasaan seperti Ini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 08 Mei 2024, 10:37 WIB
Ilustrasi tidak bisa tidur/

AYOJAKARTA.COM – Semua orang pasti pernah merasa kesulitan untuk tidur pada malam hari.

Dalam psikologi ada banyak hal yang menjadi penyebab mengapa seseorang sering tidak bisa tidur malam.

Salah satu penyebab orang yang sulit untuk tidur adalah karena muncul perasaan yang mengganggu.

Kurangnya waktu untuk tubuh beristirahat tentu tidak baik bagi kesehatan mental maupun fisik.

Hal tersebut tentu akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari karena kondisi fisik dan mental yang terlalu lelah.

Dalam artikel ini terdapat beberapa fakta psikologi tentang orang yang sering tidak bisa tidur.

Ada beberapa hal yang belum diketahui banyak orang mengenai orang yang kesulitan untuk tidur.

Berikut adalah fakta psikologi orang yang sering tidak bisa tidur yang dikutip dari akun TikTok @hanapxats5a.

Baca Juga: Tes Psikologi: Apakah Kamu Seorang yang Kompetitif, Pengamat yang Baik, atau Lugas? Cek di Sini!

1. Muncul perasaan yang mengganggu

Orang yang tidak bisa tidur sering mengalami perasaan yang mengganggu seperti cemas, mudah marah, hingga depresi.

2. Mempengaruhi kemampuan kognitif

Kurang tidur bisa mempengaruhi kemampuan kognitif seseorang seperti konsentrasi, perhatian, dan daya ingat. Ini dapat berdampak negatif pada produktivitas dan kinerja di berbagai aspek kehidupan.

3. Rentan terhadap gangguan mental

Orang yang mengalami masalah tidur kronis atau insomnia mempunyai risiko lebih tinggi untuk mengembangkan gangguan mental seperti depresi dan kecemasan. Kehilangan tidur yang berkelanjutan bisa memperburuk kondisi ini.

4. Stress dan kurang tidur saling berkaitan

Stress yang berkepanjangan menyebabkan seseorang kesulitan untuk tidur. Kurang tidur juga bisa meningkatkan stress seseorang.

Hal ini tidak baik karena stress dan gangguan tidur saling mempengaruhi.

5. Mengganggu keseimbangan hormon

Kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Hal ini menyebabkan peningkatan produksi hormon stress seperti kortisol dan hormon yang membantu relaksasi seperti melatonin.

Perubahan hormonal dapat mempengaruhi suasana hati dan siklus tidur seseorang.

6. Masalah kesehatan

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan. Misalnya seperti penyakit jantung, diabetes, hingga penurunan sistem kekebalan tubuh.

7. Mempengaruhi kebiasaan sehari-hari

Ketidakmampuan untuk tidur bisa mempengaruhi kebiasaan sehari-hari seseorang. Ia mungkin akan mengandalkan stimulan seperti kafein untuk tetap terjaga.

Ia juga akan menghindari aktivitas fisik karena kelelahan. Bahkan mengembangkan kebiasaan tidur yang tidak sehat.

Baca Juga: Tes Psikologi Cinta: Apa Alasanmu Masih Jomblo hingga Kini? Ketahui Jawabannya Berdasarkan Gambar Pertama yang Dilihat!

Itulah informasi mengenai fakta psikologi orang yang sering tidak bisa tidur.**

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Tedi Rukmana