Gaya Hidup

Jangan Asal Memberi Label, Kenali Jenis-Jenis Gangguan Kepribadian Serta Perilaku Umum yang Sering Ditunjukkan Penderitanya

Oleh: Karseno AJ Minggu 05 Mei 2024, 12:14 WIB
Jenis-Jenis Gangguan Kepribadian

AYOJAKARTA.COM - Pemikiran, perasaan, dan perkataan seseorang dalam berperilaku merupakan unsur-unsur penting dalam menilai sebuah kepribadian.

Adanya kesesuaian atau keselarasan antara pemikiran, perasaan, perkataan dan tindakan, seringkali menjadi penentu matangnya kualitas kepribadian seseorang.

Namun faktanya, tidak sedikit individu-individu yang menurut pandangan psikologis justru termasuk dalam kategori mengalami gangguan kepribadian.

Dikutip dari YouTube Mind Institut, Minggu (5/5/2024) terganggunya kepribadian seseorang tentu saja bukan sekedar bisa berdampak secara individual tetapi juga secara sosial sehingga memerlukan penanganan profesional.

Baca Juga: Tips Android: 3 Fitur yang Sebaiknya Dimatikan agar HP Tidak Kena Hack, Apa Saja?

Individu dengan gangguan kepribadian, selain memiliki kecenderungan tidak wajar menyangkut emosional juga terlihat dalam perkataan atau perbuatan.

Kondisi emosi yang tidak teregulasi dengan baik, seringkali menyebabkan seseorang dengan gangguan kepribadian mengalami perubahan suasana hati.

Akibatnya, seseorang dengan gangguan kepribadian terkadang menjadi sangat diam atau bahkan meledak-ledak saat mengalami situasi tidak terkendali.

Situasi yang cenderung sulit diterka, seringkali disikapi masyarakat awam dengan memberikan label sebagai pengidap gangguan jiwa.

Baca Juga: Selain BPNT Alokasi April-Juni, 3 Bansos Tancap Gas Cair Hari Ini melalui Pos dan Bank Himbara, BLT MRP Bersiap Dicairkan?

Gangguan kepribadian yang dialami oleh seorang individu, selain memiliki pola yang jelas dan cenderung stabil juga dapat diketahui sejak usia anak atau belia.

Sebagai salah satu referensi pengetahuan, berikut ini adalah jenis-jenis gangguan kepribadian yang mungkin saja dialami oleh seseorang.

Berdasarkan pada cluster atau kategori yang dapat terlihat dalam pola atau kecenderungan perilaku, gangguan kepribadian dapat terbagi menjadi tiga cluster.

Cluster A atau kategori Odd Eccentric, cluster B atau Dramatic, Emotional, Erratic, serta cluster C atau Anxious, Fearful.

Ditandai dengan perilaku yang aneh atau Odd Eccentric, cluster A dapat terbagi lagi menjadi beberapa jenis gangguan kepribadian.

Selain Paranoid dan Schizoid, gangguan kepribadian yang termasuk dalam kategori Odd Eccentric adalah Schizotypal Personality Disorder.

Jenis gangguan kepribadian cluster B yang ditandai dengan perilaku sangat dramatis, emosional dan meledak-ledak juga terbagi menjadi beberapa contoh.

Adapun jenis-jenis gangguan kepribadian yang termasuk dalam kategori cluster B antara lain Antisocial, Borderline, Histrionik serta Narcissistic Personality Disorder.

Baca Juga: KPM BPNT Murni Terima Saldo Masuk KKS Bank Himbara Rp650 Ribu Hari Ini, Kemensos Sudah Salurkan Bansos Reguler Mei-Juni?

Sedangkan jenis gangguan kepribadian cluster C atau Anxious, Fearfull ditandai dengan perilaku yang penuh dengan rasa cemas dan ketakutan.

Contoh gangguan kepribadian yang termasuk dalam kategori cluster C antara lain adalah Avoidant, Dependent serta Obsessive Compulsive Personality Disorder.

Namun demikian, pengetahuan tentang jenis gangguan kepribadian bukanlah ditujukan untuk melakukan diagnosa diri atau bahkan memberi label pada individu lain.

Setiap jenis gangguan kepribadian, selain memiliki gejala khusus atau indikasi tersendiri juga memiliki beberapa spektrum sehingga tidak mudah dikenali tanpa konsultasi. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris