Gaya Hidup

Tips Psikologi: Awas, Ungkapan Cinta yang Berlebihan Bisa Jadi Perangkap, Jangan Sampai Jadi Korban!

Oleh: Muhammad Imansyah Selasa 30 Apr 2024, 11:53 WIB
Ilustrasi tips psikologi

AYOJAKARTA.COM - Salah satu tanda hubungan beracun alias toxic yang kerap diabaikan perempuan, terutama di awal-awal menjalin hubungan, adalah ungkapan cinta berlebihan love bombing dari pasangan.

Menurut psikolog Twelvi di akun TikTok @twelvifebrina, ungkapan cinta yang berlebihan padahal baru mengenal satu sama lain sebenarnya adalah bentuk pengendalian perilaku yang dianggap sebagai perhatian.

Jika kamu tipe orang yang membutuhkan validasi, perilaku manis ini sangat mudah membuat kamu kesal.

Pasanganmu mungkin akan secara perlahan membatasi gerakmu, melarangmu melakukan aktivitas yang bukan bersamanya, mulai memberikan komentar-komentar negatif tentang keluargamu, teman-temanmu, lingkunganmu, pekerjaanmu, dll.

Baca Juga: Catat! Ini 5 Jurusan Kuliah yang Peluang Kerjanya Tinggi Anti Nganggur!

Satu persatu identitasmu akan mendapat kritik negatif darinya, dan kamu akan diminta untuk terus menghabiskan waktu bersamanya.

Singkatnya, seluruh waktu luang kamu akan dihabiskan bersamanya.

Buat kamu yang butuh validasi, pada awalnya menurut kamu ini pertanda cinta.

Ini merupakan bentuk dukungannya karena dia sudah tidak sabar untuk menghabiskan hidupnya bersama kamu.

Namun seiring berjalannya waktu, kamu akan menyadari bahwa dia semakin posesif terhadap waktu dan tenagamu.

Tahukah kamu bahwa ini adalah taktik isolasi? Jadi, taktik ini digunakan untuk membuat kamu bergantung secara emosional pada pasangan kamu, dan mengurangi sistem pendukung kamu.

Karena seiring berjalannya waktu, kamu akan meninggalkan duniamu, bahkan kamu akan meninggalkan teman-temanmu.

Sebab tanpa perspektif teman atau kerabat, akan sangat sulit bagi kamu untuk melihat tanda-tanda bahaya lainnya.

Baca Juga: 3 Teknik Belajar yang Efektif, Cocok untuk Siswa dan Mahasiswa yang Ingin Berprestasi

Seiring berjalannya waktu, kamu semakin dekat dengannya, hubungan semakin beracun, namun kamu terus melewatkannya, dan lingkungan kamu semakin sempit, bahkan tersesat.

Itu sebabnya kebanyakan perempuan yang bertahan dalam hubungan beracun lebih sulit untuk meninggalkannya.

Karena ketika mereka ingin pergi, mereka tidak punya orang lain selain pasangannya.

Jadi bagi para perempuan, ingatlah bahwa menjaga identitas pribadi itu sangat penting, di luar hubunganmu dengan pasangan.

Baca Juga: Fakta Jakarta: Perbandingan Jumlah Penumpang MRT vs LRT vs TransJakarta di Bulan Februari

Sebesar apa pun kamu mencintainya, atau sesempurna dia, menurutmu.

Tujuannya adalah memberi kamu sistem pendukung jika diperlukan, dan memberimu perlindungan.

Jadi, jika kamu melihat pasangan kamu mulai membatasi dunia kamu, berkomentar negatif tentang teman kamu, kamu menjadi terisolasi, dan seluruh waktu kamu hanya bisa dihabiskan bersamanya, perlu kamu ketahui bahwa ini adalah tanda bahaya.

Jika hal ini terjadi, kamu harus mempererat hubunganmu dengan teman-temen perempuanmu.***

Baca Juga: Tips Psikologi: Trik Psikologis yang Bisa Kamu Gunakan dalam Hubungan Interpersonal

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman