AYOJAKARTA.COM – Psikologi uang bukanlah tentang bagaimana tiba-tiba uang merubah manusia.
Bukan, psikologi uang adalah tentang pelajaran berharga dalam hidup manusia.
Psikologi uang adalah bagaimana manusia belajar tentang kekayaan, keserakahan, dan kebahagian.
Dan berikut ini, terdapat 10 fakta psikologi uang yang harus kamu ketahui:
1. Kesehatan dan Kekayaan
Baca Juga: Jenis-Jenis Anxiety yang Perlu Kamu Tahu, Kamu Mengidap Salah Satunya?
Kesehatan dan kekayaan adalah dua topik yang memiliki dampak pada dirimu.
Bahkan, jika kamu tidak tertarik pada keduanya.
Tidak masalah jika kamu tidak peduli dengan kesehatan, fakta-fakta kesehatan akan berdampak pada hidupmu.
Juga, apabila kamu tidak mengikuti pasar saham, cara kerja uang, kamu akan tetap terpengaruh oleh hal ini karena kamu membutuhkan uang untuk kehidupan sehari-hari.
Itulah kenapa sangat penting untuk meluangkan waktu untuk melek finansial.
2. Menghasilkan dan Menyimpan Uang
Ada sejuta cara untuk menjadi kaya, dan ada banyak buku tentang cara melakukannya.
Baca Juga: Para Lansia Wajib Tahu! Ini Syarat dan Jadwal Resmi Pencairan Bansos KLJ 2024
Tapi hanya satu cara untuk tetap kaya, yaitu kombinasi antara berhemat dan paranoid.
Kita sering mencampuradukkan kedua hal ini, namun menghasilkan uang dan menyimpannya adalah dua hal yang berbeda.
Menghasilkan uang melibatkan pengambilan resiko, memiliki ide-ide besar, dan berani.
Menyimpan uang adalah tentang menjadi mantap, disiplin, dan fokus.
3. Trauma Uang
Secara teori, orang seharusnya membuat keputusan investasi berdasarkan tujuan mereka dan karakter pilihan investasi yang tersedia bagi mereka pada saat itu.
Namun, bukan itu yang dilakukan orang.
Para ekonom menemukan bahwa keputusan investasi seumur hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh pengalaman yang dimiliki para investor tersebut di generasi mereka sendiri.
4. Setiap Orang Menggunakan Uang dengan Cara yang Berbeda
Orang-orang melakukan hal gila dengan uang. Tapi tidak ada yang gila.
Inilah masalahnya: orang-orang dari generasi yang berbeda, dibesarkan oleh orang tua yang berbeda yang memperoleh pendapatan berbeda dan memegang nilai-nilai berbeda.
Di berbagai belahan dunia, dilahirkan dalam ekonomi yang berbeda, mengalami pasar kerja yang berbeda dengan insentif yang berbeda dan tingkat keberuntungan yang berbeda, mempelajari pelajaran yang sangat berbeda.
5. Gaya Lama dan Uang Baru
Baca Juga: Tes Penglihatan: Ingin Menguji Kejelian Mata Kamu? Coba Temukan Perahu di Antara Pesepeda Ini
Anjing telah dijinakkan selama kurang lebih 10 ribu tahun dan mereka masih sangat mirip dengan serigala dalam banyak hal.
Sementara itu, manusia telah memiliki instrumen keuangan selama seratus tahun terakhir dan akan terus berkembang semakin canggih.
6. Keberuntungan itu Penting
Keberuntungan dan resiko adalah kenyataan bahwa setiap hasil dalam hidup dipandu oleh kekuatan selain upaya individu.
Keduanya terjadi karena dunia ini terlalu kompleks untuk memungkinkan 100 % tindakan kamu menentukan 100 % hasil kamu.
Keberuntungan lebih kepada hal-hal positif dan acak yang dapat terjadi, yang bisa membawa pada kesuksesan.
Resiko adalah sisi lain, bahwa hal-hal buruk dapat terjadi dan benar-benar dapat mengacaukan hidup kita.
7. Kekayaan Genetik
Hubungan genetik dari kekayaan sangat menarik.
Pendapatan di antara saudara lebih berkorelasi daripada tinggi dan berat badan.
Pendidikan, latar belakang keluarga kamu, dan banyak hal lain yang berperan.
Namun, jika kamu bertemu dengan dua saudara yang kaya raya, mereka akan mengatakan bahwa itu semua berkaitan dengan seberapa keras mereka bekerja.
Tentu saja hal ini adalah sebuah lelucon.
Baca Juga: Ketentuan Berpakaian UTBK SNBT 2024, Perhatikan dengan Baik-Baik!
8. Kekayaan Sering Dibuat oleh Penjahat
Berapa banyak organisasi mafia yang sangat kaya raya. Bahkan, kekayaan mereka cukup menjalankan administrasi sebuah kota, provinsi, hingga negara (negara kecil terbelakang).
Ada banyak aliran uang yang bersifat melanggar hukum, dan itulah kenyataan dari sebagian kekayaan.
9. Kesuksesan Adalah Guru yang Buruk
Tidak semua kesuksesan adalah karena kerja keras, dan tidak semua kemiskinan adalah karena kemalasan.
Bill Gates pernah mengatakan, “kesuksesan adalah guru yang buruk, kesuksesan membuat orang pintar berpikir bahwa mereka tidak bisa kalah.”
Baca Juga: Tes Penglihatan: Asah Daya Fokus Kamu, Coba Temukan 4 Perbedaan Pada Astronot Ini
10. Tahu Kapan Harus Berhenti
Ya, kamu harus tahu kapan berhenti. Mereka yang tidak tahu hal ini akan terjebak oleh keserakahan mereka sendiri.
Jangan melakukan sesuatu yang buruk mendapatkan lebih banyak uang.
Selalu akan ada orang yang lebih kaya dari dirimu. Jadi, janganlah kamu membiarkan rasa serakah mengendalikan dirimu.
Perintahkan dirimu untuk berhenti ketika waktunya telah tiba.
Inilah beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang psikologi uang. Semoga ada bagian dari fakta psikologi yang menjadi pelajaran bagimu.***
Baca Juga: 10 Kota di Indonesia yang Memiliki Biaya Hidup Tertinggi, Sampai Dua Digit Lho!