AYOJAKARTA.COM – Apakah kamu pernah bertemu dengan seseorang yang terasa dekat, namun akhirnya kamu menyadari bahwa mereka hanya memanfaatkannya untuk kepentingan mereka sendiri?
Jika iya, kemungkinan besar kamu telah berurusan dengan seorang manipulator.
Manipulator adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan memanipulasi orang lain dengan tujuan mencapai keinginan mereka sendiri.
Berikut ciri-ciri khas seorang manipulator dan bagaimana menghadapinya, dikutip dari Instagram @psikologiindonesia_ pada Jumat, 19 April 2024.
Baca Juga: 10 Ciri-Ciri Orang yang Berpotensi Menjadi Kaya Raya, Apakah Kamu Termasuk Salah Satunya?
1. Suka Berperan Sebagai Korban, Memutarbalikkan Fakta
Salah satu ciri khas seorang manipulator adalah mereka suka berperan sebagai korban.
Mereka akan mencoba membuat kamu merasa bersalah atau bertanggung jawab atas situasi yang sebenarnya adalah kesalahan mereka sendiri.
Mereka juga memiliki kemampuan yang luar biasa untuk memutarbalikkan fakta dan mengubah narasi sesuai dengan kepentingan mereka.
Sebagai contoh, jika mereka melakukan kesalahan, mereka akan dengan cepat mengalihkan perhatian kepada kamu atau orang lain, sehingga kamu merasa bersalah dan mereka terlihat tidak bersalah.
Manipulator juga seringkali memiliki kemampuan untuk mengubah perasaan dan pikiran orang lain.
Mereka dapat dengan mudah mempengaruhi kamu untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang mereka, sehingga kamu merasa bersalah atau salah dalam mengambil keputusan.
Mereka menggunakan keahlian mereka dalam memutarbalikkan fakta untuk mencapai tujuan mereka, tidak peduli apakah itu akan merugikan kamu atau orang lain.
Baca Juga: 10 Ciri Khas Karakteristik Orang Jenius yang Mungkin Kamu Miliki
2. Tidak Pernah Merasa Bersalah, Tidak Memiliki Empati, dan Menolak untuk Minta Maaf
Salah satu ciri yang paling menonjol dari seorang manipulator adalah mereka tidak pernah merasa bersalah atas tindakan mereka.
Mereka tidak memiliki rasa empati dan tidak peduli dengan perasaan atau kebutuhan orang lain.
Mereka hanya fokus pada diri sendiri dan bagaimana mereka dapat memanfaatkan orang lain untuk keuntungan pribadi mereka.
Manipulator juga tidak akan pernah meminta maaf atas tindakan mereka. Mereka tidak merasa perlu mengakui kesalahan atau bertanggung jawab atas konsekuensi dari tindakan mereka.
Mereka sering kali berpikir bahwa mereka selalu benar dan bahwa orang lain yang salah.
Mereka akan terus memanipulasi dan memanfaatkan orang lain tanpa ada rasa penyesalan atau keinginan untuk memperbaiki diri.
Baca Juga: Ciri-ciri Cowok Toxic yang Sebaiknya Harus Kamu Hindari Agar Terjauh dari Hubungan yang Tidak Sehat
3. Melakukan Segala Cara untuk Memenuhi Keinginan Mereka
Manipulator adalah orang yang akan melakukan segala cara untuk memenuhi keinginan mereka sendiri.
Mereka tidak peduli dengan etika atau moralitas dalam mencapai tujuan mereka. Mereka dapat menggunakan tipu muslihat, kebohongan, atau bahkan memanfaatkan emosi orang lain untuk mencapai apa yang mereka inginkan.
Manipulator juga sering menggunakan teknik yang disebut "love bombing" untuk memanipulasi pasangan mereka.
Mereka akan memberikan banyak janji dan harapan, tetapi pada akhirnya tidak akan memenuhi apa yang telah mereka janjikan.
Ini adalah cara mereka mendapatkan kepercayaan dan ketergantungan orang lain, sehingga mereka dapat dengan mudah memanipulasi dan memanfaatkannya untuk keuntungan mereka sendiri.
4. Berpura-pura Rapuh untuk Dipertemukan oleh Orang Lain
Ciri khas lain dari seorang manipulator adalah mereka sering berpura-pura rapuh dan lemah untuk mendapatkan simpati dari orang lain.
Mereka akan memanfaatkan perasaan belas kasihan orang lain untuk mencapai tujuan mereka.
Mereka akan membuat orang lain merasa bahwa mereka adalah orang yang harus dilindungi dan dibantu, padahal sebenarnya mereka hanya memanipulasi dan memanfaatkannya.
Mereka juga sering menggunakan strategi ini untuk mengalihkan perhatian dari tindakan manipulatif mereka.
Dengan berpura-pura rapuh, mereka membuat orang lain melupakan atau memaafkan tindakan mereka yang sebenarnya tidak bermoral atau tidak etis.
Mereka menggunakan peran sebagai korban untuk melindungi diri sendiri dan membuat orang lain merasa tidak pantas menuntut pertanggungjawaban.
5. Love Bombing: Banyak Janji yang Tak Terpenuhi
Salah satu ciri yang sering ditemukan pada seorang manipulator adalah kemampuan mereka dalam melakukan "love bombing".
Mereka akan membanjiri pasangan dengan perhatian, pujian, dan janji-janji manis yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Mereka akan membuat kamu merasa seperti pusat dunia mereka, memberikan perasaan bahwa kamu adalah yang terpenting dalam hidup mereka.
Namun, setelah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan, janji-janji tersebut seringkali tidak terpenuhi.
Seorang manipulator akan menggunakan strategi ini untuk memperoleh kepercayaan dan ketergantungan dari pasangan.
Setelah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka akan mulai mengabaikan kebutuhan dan keinginan pasangan, membuatnya merasa dipermainkan dan ditinggalkan.***